Astaga! Anang Menangis Histeris Cium Kaki Korbannya

Astaga! Anang Menangis Histeris Cium Kaki Korbannya
Anang menangis dan mencium kaki korban. Foto: JPG/Pojokpitu

jpnn.com, TUBAN - Seorang tersangka kasus curanmor di Tuban Jawa Timur, menangis dan mencium kaki korbannya sambil meminta maaf. Dia adalah Anang (33) tersangka curanmor, warga Desa Jatimulyo Kecamatan Plumpang Tuban.

Anang mengaku malu dan menyesal karena motor yang dicurinya itu adalah milik tetangganya sendiri yang berprofesi sebagai penjual kue dan sayur.

Pencurian motor tersebt bermula saat Winarni sang korban, sedang memarkir motornya di belakang Pasar Baru Tuban, dua bulan lalu. Selang 15 menit dia tinggal ke dalam pasar, motor bernomor polisi S 2388 FX itu hilang.

Winarni kemudian melaporkan kejadian itu ke Mapolres Tuban. Dua bulan kemudian korban mendapat kabar dari polisi jika motornya sudah ditemukan.

Di sela-sela penyerahan barang bukti motor tersebut, tersangka kemudian dipertemukan dengan korban.Betapa malunya Anang karena ternyata korban adalah tetangganya sendiri.

"Dia mengaku malu kepada korban," ujar AKBP Nanang Haryono, Kapolres Tuban.

Anang berhasil ditangkap petugas Jatanras Macan Ronggolawe, Satreskrim Polres Tuban di wilayah kabupaten Bojonegoro, saat menjual motor motor hasil curiannya tersebut.

Dia sempat melakukan perlawanan terhadap polisi saat akan ditangkap. "Kedua kakinya ditembak petugas," imbuh AKBP Nanang.

Anang sempat melawan polisi saat ditangkap sehingga kedua kakinya terpaksa ditembak petugas.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News