Minggu, 23 September 2018 – 07:26 WIB

AV1: Robot Mungil Penghilang Sepi

Senin, 03 September 2018 – 21:35 WIB
AV1: Robot Mungil Penghilang Sepi - JPNN.COM

jpnn.com - Zoe Johnson menderita sakit tenggorokan pada 2014. Awalnya, dia berpikir itu hanya masalah biasa. Namun, setelah diobservasi, dia menderita myalgic encephalomyelitis (ME). Sebuah sindrom kelelahan kronis. Penyakit tersebut menekan sistem saraf dan kekebalan tubuh.

Sejak saat itu, Zoe Johnson harus keluar masuk rumah sakit. Hidupnya lebih banyak dihabiskan di fasilitas perawatan kesehatan tersebut. Hingga kini sakitnya tak kunjung sembuh. Lama-lama dia merasa terisolasi.

"Setelah bertahun-tahun, kehidupan persahabatannya yang nyata mulai menghilang karena dia tak cukup sehat untuk bertemu siapa pun," ujar Rachel Johnson, sang ibu.

Tiga bulan belakangan ini kehidupan gadis 16 tahun itu berubah. Dia memiliki sahabat. Karib yang menjadi mata dan telinganya. Bukan orang sungguhan. Melainkan robot mini berwarna putih. Namanya AV1. Produksi No Isolation.

Robot itu terkoneksi dengan internet sehingga bisa mengirimkan suara dan video kepada Zoe. Keluarganya membawa robot tersebut ke sekolah. Dia pun bisa melihat segala sesuatu yang terjadi di kelas lewat tablet ataupun telepon pintar miliknya.

Zoe merasa seperti benar-benar di dalam kelas. Dia bisa mengontrol si robot itu menghadap ke arah mana pun. Juga berbicara melaluinya. Ketika ingin bertanya, mata si robot akan berkedip-kedip. Gurunya akan langsung tahu. Saat Zoe merasa terlalu lelah untuk ikut kelas, lampu di bagian kepala AV1 akan berubah menjadi biru.

"Alat ini membuat hidup saya lebih menarik. Juga membikin saya merasa tidak dilupakan," ujar Zoe. Dia bahkan bisa ikut ujian. Menurut dia, AV1 jauh lebih bagus daripada perkiraan sebelumnya.

BBC melansir bahwa saat ini penggunaan robot pengganti memang mulai marak. Itu juga disebabkan banyaknya orang yang menderita penyakit kronis sehingga pergerakan mereka terbatas.

Sumber : Jawa Pos
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar