Ayat dan Mayat (Lagi)
Oleh: Dhimam Abror Djuraid

Rekonsiliasi ala Prabowo tidak menghasilkan rekonsiliasi di level akar rumput.
Pilpres 2024 masih cukup jauh tetapi aroma polarisasi sudah keras menyengat.
Kemunculan Anies Baswedan sebagai calon presiden dari Partai Nasdem menjadi pemicu utama bangkitnya persaingan lama di Pilgub DKI.
Polarisasi lama kadrun-cebong masih tetap keras. Salah satu indikatornya adalah penyebutan Nasdem sebagai Nasdrun akronim Nasdem dan kadrun.
Bola panas dilempar oleh Ade Armando yang mengingatkan pemilih Kristen supaya jangan terpecah kalau tidak ingin melihat Anies Baswedan menang.
Suara pemilih Kristen sekitar 10 persen, tetapi oleh Ade Armando suara itu sangat berharga karena akan menjadi balancing power, suara penentu yang bakal menentukan pemenang.
Kata Armando, kalau 10 persen suara Kristen itu terpecah maka Anies akan menang.
Kalau 10 persen itu utuh tidak memilih Anies, maka Ganjar Pranowo yang akan menang.
Di Amerika, perang politik identitas tidak terhindarkan. Di Indonesia, hal yang sama juga tidak akan bisa dihindarkan
- Dukung Prabowo 2 Periode, Idrus Golkar Usul Pembentukan Koalisi Permanen
- Versi Pengamat, Prabowo Tak Merestui Mutasi Letjen Kunto Arief
- Eks KSAL Ini Anggap Gibran bin Jokowi Tak Memenuhi Kriteria Jadi Wapres RI
- Mendikdasmen Sebut Janji Presiden Prabowo kepada Guru Sudah Terealisasi, Apa Saja?
- Megawati Cs Gigit Jari, Pertamina Enduro Tembus Final Proliga 2025
- Prabowo Percaya Hakim Bergaji Besar Tidak Bisa Disogok