Balitbangtan Atasi Kelangkaan Bibit Porang dengan Teknik Kultur Jaringan

Balitbangtan Atasi Kelangkaan Bibit Porang dengan Teknik Kultur Jaringan
Balitbangtan Kementan atasi permasalahan kelangkaan bibit porang dengan teknik kultur jaringan. Foto: Humas Balitbangtan

Persoalan lain yaitu, pembangunan pabrik pengolahan porang belum merata di setiap provinsi, karena saat ini tersentral di Jawa Timur.

"Saat ini banyak petani yang menanam porang, supply akan jauh lebih besar dari demand. Walaupun di dunia kebutuhannya besar, namun sebelum diekspor porang harus masuk pabrik di Indonesia yang akan memproses porang agar siap ekspor," tutur dia.

Permasalahan lainnya, bagaimana meningkatkan kadar glukomanan, serta pengembangan produk turunan untuk memberi nilai tambah porang misalnya untuk makanan, minuman, farmasi, industri, maupun kosmetik.

Sebagai informasi tambahan, tanaman porang (Amorphophallus muelleri) merupakan tanaman jenis umbi-umbian yang bernilai ekonomi tinggi, biasanya komoditas ini diekspor dalam bentuk chips atau tepung.

Di industri pangan, porang bisa diolah menjadi tepung, shirataki, konyaku, dan gelling agent, tambahnya, sedangkan industri industri obat-obatan memanfaatkan untuk menurunkan kolesterol dan gula darah, mencegah kanker, serta menurunkan obesitas dan mengatasi sembelit.

Sementara, dalam industri lainnya, porang menjadi bahan baku lem, pelapis anti air, cat, negative film, pita seluloid, dan kosmetika mewah. (mcr10/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:

Balitbangtan Kementan atasi permasalahan kelangkaan bibit porang dengan teknik kultur jaringan. Simak selengkapnya.


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News