Bamsoet Apresiasi Peran Penting Pemerintah di Berbagai Forum Internasional
jpnn.com, JAKARTA - Ketua MPR Bambang Soesatyo menuturkan bangsa Indonesia patut bersyukur bahwa dalam beberapa tahun terakhir mengalami kemajuan dalam membangun demokrasi.
Beberapa indikatornya terlihat dari penyelenggaraan pemilu yang seiring waktu semakin transparan.
Proses Pemilu bisa diawasi oleh berbagai pihak, termasuk lembaga pengawas pemilu, organisasi masyarakat sipil, dan lembaga swadaya masyarakat.
Indikator lainnya adalah kebebasan pers dan media yang juga semakin meningkat. Terutama dengan hadirnya platform media sosial yang memungkinkan akses informasi menjadi lebih luas dan cepat.
"Hasil survei Dewan Pers yang melibatkan 340 informan ahli dan 10 anggota penyelia nasional (national assessment council), mencatat indeks kebebasan pers Indonesia dalam kurun waktu lima tahun terakhir selalu mengalami peningkatan," ujar Bamsoet dalam acara Advanced Training LK3 Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Jawa Barat, secara virtual, Senin (12/3).
Ketua DPR ke-20 itu menjelaskan, dalam konteks kehidupan komunitas global, Indonesia memiliki peran penting dan strategis dalam mempromosikan nilai-nilai demokrasi pada berbagai forum, mulai dari ASEAN, APEC, G-20, dan PBB.
Di ASEAN, peran penting Indonesia dalam bidang ekonomi dan keamanan juga sangat besar, mengingat posisi tanah air sebagai salah satu negara pendiri dan stabilisator kawasan.
Indonesia juga beberapa kali mendapatkan kepercayaan menyelenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN.
Ketua MPR Bambang Soesatyo menuturkan bangsa Indonesia patut bersyukur bahwa dalam beberapa tahun terakhira mengalami kemajuan dalam membangun demokrasi.
- Pendidikan Gibran jadi Sorotan, Bamsoet: Hasil Pemilu Tetap Sah
- Budi Muliawan Ajak Generasi Muda Cianjur Kenali Filosofi Ngaos, Mamaos, dan Maenpo
- Komisi II DPR Bentuk Panja RUU Pemilu
- Di Hadapan Guru TK, Mohamad Toha Tekankan Pentingnya Tanamkan Adab bagi Anak Sejak Dini
- MPR Luncurkan Dua Buku, Senator Dedi: Semua Peristiwa Dalam Kehidupan Bernegara Harus Ditulis Sebagai Warisan
- MPR Luncurkan Dua Buku di Gedung Merdeka, Ahmad Muzani: Memori Konstitusi Tak Boleh Putus
JPNN.com




