Bangun Tidur Merasa Jengkel? Yuk Kenali Lebih Jauh Tentang Sleep Inertia

Bangun Tidur Merasa Jengkel? Yuk Kenali Lebih Jauh Tentang Sleep Inertia
Ilustrasi sedang tidur. Foto : Pixabay

jpnn.com - Pernahkah Anda merasa saat bangun tidur dalam keadaan tak berdaya atau malah bangun dengan perasaan jengkel. Bisa jadi Anda telah mengalami sleep inertia. Apa itu? Mari simak penjelasan berikut.

Apa itu sleep inertia?

Sleep inertia merupakan istilah yang mengacu pada keadaan transisi antara tidur dan bangun. Ini ditandai dengan pusing yang Anda rasakan saat Anda tak lagi tidur tapi belum benar-benar terbangun. Pada saat itu, tubuh belum bisa sepenuhnya bekerja, kewaspadaan masih rendah, dan ada keinginan untuk tidur lagi.

Biasanya, sleep inertia berlangsung sekitar 5-30 menit. Pada orang yang kurang tidur, fenomena ini bisa berlangsung selama beberapa jam. Kebanyakan sleep inertia terjadi setelah seseorang melakukan tidur pendek.

Meski merupakan hal biasa, sleep inertia tentu bisa menimbulkan rasa tak nyaman apalagi bila sudah sering terjadi.

Mengapa sleep inertia bisa terjadi?

Sebenarnya, belum ditemukan apa penyebab pasti yang membuat kondisi ini bisa terjadi. Namun, ada beberapa faktor yang memungkinkan kemunculannya.

Salah satu faktornya adalah tahapan tidur yang telah terjadi sebelum Anda terbangun. Perlu diketahui, ada empat tahap tidur yang dilewati manusia. Tiga tahap pertama adalah fase NREM (non-rapid eye movement), dan satu tahap selanjutnya adalah fase REM (rapid eye movement).

Meski merupakan hal biasa, sleep inertia tentu dapat menimbulkan rasa tak nyaman apalagi bila sudah sering terjadi.

Sumber HelloSehat

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News