Bantah Anggawira, Timnas AMIN Ungkap Beda TGUPP Anies dengan Ordal di Lingkaran Jokowi

Bantah Anggawira, Timnas AMIN Ungkap Beda TGUPP Anies dengan Ordal di Lingkaran Jokowi
Juru Bicara Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) Angga Putra Fidrian di Jalan Diponegoro X, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18/12). Foto: Ryana Aryadita/JPNN.com

Angga Putra mengeklaim bahwa banyak badan atau tim pendamping kepala daerah yang juga dibentuk di berbagai kota maupun negara.

"TGUPP di Jakarta, tim akselerasi pembangunan di Jawa Barat, UKP4, KSP, itu, kan, eksekutif office ya. Referensinya West di Amerika Serikat dan prime minister di Inggris. Itu parktik lazim di kebijakan publik,” tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP Repnas Anggawira menuding Anies Baswedan menerapkan orang dalam di lingkaran kekuasaannya saat menjadi pejabat publik.

Menurut Anggawira, Anies menempatkan orang-orangnya di TGUPP dan komisaris di sejumlah BUMD DKI Jakarta.

Hal itu merupakan tanggapan Anggawira terhadap pernyataan Anies yang kerap menyindir fenomena ordal di Indonesia.

"Saya juga orang yang mengetahui secara langsung, boleh diperiksa latar belakang orang dekat Mas Anies yang menjadi komisaris di BUMD. Seharusnya Mas Anies kritis terhadap dirinya sendiri, sebelum dia mengkritik orang lain,” ucap Anggawira dalam keterangannya, Senin (18/12).

Eks Juru Bicara Anies-Sandi pada Pilkada DKI Jakarta 2017 itu kemudian mempertanyakan syarat dan kompetensi orang-orang yang mendapat jabatan di TGUPP dan BUMD.

Di antara nama yang disebut oleh Anggawira sebagai orang dalamnya Anies adalah Geisz Chalifa, Thomas Lembong, dan Rene Suhardono yang pernah menjabat sebagai Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol.

Timnas AMIN menanggapi kritik Ketua Umum DPP Repnas Anggawira terhadap Anies Baswedan soal TGUPP yang disebut beda dengan ordal di lingkaran Jokowi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News