Banyak Sekolah Rusak, Pejabat Pemda Rajin ke Pusat

Banyak Sekolah Rusak, Pejabat Pemda Rajin ke Pusat
Gedung sekolah rusak parah, beratap terpal. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

“Justru mereka senang, karena dianggap membangun dari kawasan pinggiran. Sedangkan di Tenggarong sebagian besar bangunan sekolah sudah layak,” ungkapnya.

Menurutnya, kepercayaan pemerintah pusat kini semakin besar setelah Disdikbud Kukar membangun kemitraan dengan Pemerintah Australia. Untuk membangun dua sekolah. Pembangunan dua sekolah di Kukar itu antara lain, SMP 10 Loa Kulu dan SMP 6 Loa Kulu.

Bahkan proses pembangunan itu, kini menduduki rangking pertama se-Indonesia karena dianggap terbaik penyelenggaraannya.

Karena itu, lanjut dia, pihak penyelenggara pembangunan sempat meminta sekolah mempresentasikan proyek tersebut di Jakarta.

Dari sini, pemerintah pusat akhirnya semakin percaya dengan Kukar. Untuk seterusnya, permohonan pembangunan akhirnya terus mendapat sinyal positif.

Pada 2016 lalu, sebanyak 15 SMP dan SMA di Kukar mendapat bantuan block grant dari pemerintah pusat. Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp 13,2 miliar. Selain itu, tiga SMP mendapat bantuan pembangunan dan perbaikan unit sekolah dengan anggaran Rp 9 miliar dari APBN.

Di antaranya SMP 4 Muara Jawa, SMP 7 Samboja, dan SMP 4 Muara Kaman. APBN juga mengucurkan anggaran sebanyak Rp 5 miliar untuk pembangunan infrastruktur pendidikan di tingkat SMA. Sedangkan di tingkat SD mencapai Rp 2 miliar.

Diketahui, sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar-mengajar yang layak belum mampu diwujudkan seluruhnya di Kaltim.

Kutai Kartanegara (Kukar) merupakan salah satu kabupaten di Kalimantan Timur yang punya ruang sekolah terbanyak mengalami kerusakan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News