Baru 11 Jenazah Teridentifikasi

Keluarga Minta Tes DNA, Tanggung Biaya Rp 9 Juta

Baru 11 Jenazah Teridentifikasi
Baru 11 Jenazah Teridentifikasi
YOGYAKARTA -  Tim forensik RS Dr Sardjito Yogyakarta dibantu tim "Disaster Victim Identification" Polda DIY baru berhasil mengidentifikasi sekitar 11 jenazah dari 81 jenazah korban awan panas letusan gunung Merapi, Sabtu (6/11). "Kondisi jenazah kali ini sudah rusak, dan sudah sangat sulit dikenali. Sehingga tim forensik  memerlukan waktu untuk mengidentifikasinya, " kata Kepala Bagian umum dan Humas RS Sardjito Trisno Heru Nugroho kepada wartawan di Yogyakarta, Sabtu (6/11).

Menurut Heru, kondisi jenazah ini berbeda dengan letusan Merapi 26/10 silam. "Saat itu, tim forensik bisa mengidentifikasi 25 jenazah dalam sehari, karena kondisinya memang tidak terlalu parah. Kali ini sudah benar-benar parah, kondisi jenazah sudah rusak dan hangus terbakar," Trisno menambahkan.

Angota tim Disaster Victim Identifikation (DVI)  Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Teguh Dwi Santosa membenarkan keterangan Trisno. Menurut Teguh, saat ini hanya sekitar 10 persen dari 81 jenazah korban letusan Merapi yang kondisinya baik dan mudah dikenali. "Selebihnya, sudah rusak parah. Pada umumnya, sudah hangus terbakar," kata Teguh.

Meski begitu, kata Teguh, Tim DVI bersama-sama dengan tim forensik RS Sardjito masih terus berusaha untuk mengidentifikasi jenazah secara maksimal. "Khususnya kami akan mengidentifikasi sekunder seperti mengenali ciri fisik dan barang yang dipakai korban. Dengan demikian, diharapkan seluruh jenazah bisa diidentifikasi," kata Teguh menjelaskan.

YOGYAKARTA -  Tim forensik RS Dr Sardjito Yogyakarta dibantu tim "Disaster Victim Identification" Polda DIY baru berhasil mengidentifikasi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News