Baru Jabat Menteri, Hadi Tjahjanto Langsung Dapat Tugas Berat Ini

Baru Jabat Menteri, Hadi Tjahjanto Langsung Dapat Tugas Berat Ini
Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto (kiri) dan Sofyan Djalil di acara serah terima jabatan Menteri ATR/BPN, Rabu (15/6). Foto: Mercurius Thomos Mone/JPNN

"Beberapa yang sudah tercapai dan bahkan melampaui target antara lain legalisasi aset dari target 4,5 juta hektare lahan hingga akhir tahun 2021 sudah mencapai 7,79 juta hektare. Legalisasi pendaftaran tanah (PTSL) juga telah melampaui target dari 3,9 juta hektare menjadi 7,68 juta hektare," katanya.

Sementara itu, menurut dia, target yang belum terselesaikan antara lain redistribusi lahan dari target 4,5 juta hektare baru tercapai 1,44 juta hektare dan redistribusi tanah dari pelepasan kawasan hutan dari target 4,1 juta hektare baru terealisasi 298,404 hektare.

Dia menjelaskan, Jokowi dalam pertemuan puncak Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Summit 2022 di Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Kamis (9/6) mengungkapkan kendala reforma agraria salah satunya adalah ego sektoral antarkementerian dan lembaga.

"Karena tu, dibutuhkan leadership yang kuat dari Kementerian ATR/BPN sebagai 'leading sector' dalam menyukseskan reforma agraria," ujarnya. (antara/jpnn)

Menteri ATR/BPN langsung mendapat tugas berat dari Ketua MPR Bambang Soesatyo untuk membereskan mafia tanah


Redaktur & Reporter : Tarmizi Hamdi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News