JPNN.com

Bawang Putih untuk Menunda Pikun

Kamis, 15 Agustus 2019 – 14:27 WIB Bawang Putih untuk Menunda Pikun - JPNN.com

jpnn.com - Bawang putih merupakan salah satu jenis bumbu dapur yang cukup populer di Indonesia. Selain untuk melezatkan makanan, khasiat bawang putih untuk kesehatan – termasuk otak – juga cukup besar. Bahkan sebagian kalangan percaya adanya manfaat bawang putih untuk menunda pikun. 

Begitu banyaknya manfaat sehat bawang putih, bumbu dapur yang satu ini bahkan  dipercaya mampu menurunkan tekanan darah, mengusir kolesterol jahat, menjaga kesehatan tulang, hingga mengatasi flu. Hebatnya lagi, manfaat ini dapat diperoleh, baik melalui konsumsi bawang putih segar, bubuk, ekstrak, ataupun yang berbentuk minyak.

Nah, meski bermanfaat juga untuk otak, khasiat bawang putih untuk menunda pikun masih menjadi perbincangan. Kalaupun benar, seberapa efektifnya?

Pikun dan menurunnya fungsi otak
Seiring dengan bertambahnya usia, kemampuan bagian otak yang berfungsi membantu manusia dalam hal belajar, mengingat, merencanakan, dan beberapa fungsi kognitif lainnya perlahan akan semakin menurun. Kondisi ini umum ditemukan pada seseorang yang sudah lanjut usia dan biasa disebut dengan pikun, atau dalam bahasa kedokteran disebut Alzheimer. 

Pertambahan usia tersebut juga menyebabkan menurunnya aliran darah ke otak karena terjadinya penyempitan pembuluh darah, sehingga memperbesar kemungkinan terjadinya peradangan di otak. Hal ini akan turut memperburuk fungsi kognitif otak. 

Gejala pikun sendiri tak menunjukkan perubahan fisik yang berarti, sehingga cukup sulit untuk mengetahui kondisi tersebut. Namun, pikun akan sangat menggangu, sehingga penderitanya pun akan kesulitan untuk melakukan aktivitas dan pekerjaan sehari-hari.

Bawang putih untuk menunda pikun

Bawang putih mengandung antioksidan kuat yang mampu mendukung mekanisme perlindungan tubuh terhadap kerusakan oksidatif pada otak akibat radikal bebas. Alhasil, bawang putih bisa berperan dalam melindungi fungsi otak, bahkan mampu meningkatkan kemampuan memori dan fungsi kognitifnya dalam waktu yang panjang.

Sumber klikdokter

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...