JPNN.com

Bayi di Singapura Dilaporkan Lahir dengan Antibodi Virus Corona

Senin, 30 November 2020 – 23:41 WIB
Bayi di Singapura Dilaporkan Lahir dengan Antibodi Virus Corona - JPNN.com
Sebuah penelitian di China baru-baru ini melaporkan penurunan antibodi COVID-19 dari waktu ke waktu pada bayi yang lahir dari ibu dengan virus corona. (Reuters: Vivek Prakash)

Associate Professor Tan Hak Koon dari KK Women's and Children's Hospital mengatakan kepada Straits Times jika "masih belum diketahui apakah kehadiran antibodi ini pada bayi yang baru lahir memberikan tingkat perlindungan terhadap infeksi COVID-19, apalagi durasi perlindungannya."

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, belum diketahui apakah seorang perempuan hamil dengan COVID-19 dapat menularkan virus ke janin atau bayinya selama kehamilan atau persalinan.

Hingga saat ini, virus aktif belum ditemukan pada sampel cairan di sekitar bayi dalam kandungan, begitu juga pada air susu ibunya.

Dokter di China melaporkan deteksi dan penurunan antibodi COVID-19 dari waktu ke waktu pada bayi yang lahir dari perempuan yang tertular virus corona, menurut sebuah artikel yang diterbitkan pada bulan Oktober di jurnal Emerging Infectious Diseases.

Bagaimana Singapura merespon COVID-19

Singapura mencatat delapan kasus baru virus korona pada hari Minggu, tujuh di antaranya dari warga yang datang dari luar negeri dan satu berasal dari penularan komunitas. Bayi di Singapura Dilaporkan Lahir dengan Antibodi Virus Corona Photo: Sebagian besar kehidupan telah kembali normal di Singapura, tetapi mengenakan masker masih bersifat wajib. (Reuters: Edgar Su)

 

Negara berpenduduk sekitar 6 juta itu telah mencatat total 58.213 kasus di seluruh pandemi, dibandingkan dengan 27.893 di Australia.

Tetapi Singapura hanya mencatat sedikit kematian dan memiliki tingkat kematian terendah di dunia dengan hanya 29 kematian karena COVID dibandingkan dengan 907 di Australia.

Sumber ABC Indonesia

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...