Bea Cukai: Kami Turut Berkontribusi Terhadap Kinerja APBN 2023

Bea Cukai: Kami Turut Berkontribusi Terhadap Kinerja APBN 2023
Bea Cukai turut berkontribusi terhadap kinerja APBN melalui penerimaan bea masuk, bea keluar, cukai, dan kinerja. Foto: dok Bea Cukai

jpnn.com, JAKARTA - Dalam situasi ekonomi global yang melambat dan dinamika geopolitik terus bergejolak, APBN 2023 bertekad untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan melaksanakan agenda prioritas nasional.

Kinerja APBN hingga Juli 2023 juga mencatatkan hasil solid dengan pendapatan dan belanja negara yang tetap tumbuh positif.

Pemerintah terus berupaya menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, antara lain melalui belanja bantuan sosial, UMKM, kesehatan, subsidi, pendidikan, dan pembangunan infrastruktur.

“Pun Bea Cukai, kami turut berkontribusi terhadap kinerja APBN melalui penerimaan bea masuk, bea keluar, cukai, dan kinerja dalam penindakan rokok ilegal,” ujar Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Encep Dudi Ginanjar.

Dia menambahkan, meskipun pertumbuhan ekonomi mayoritas negara relatif melambat, kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia masih tercatat positif di angka 5,1 persen pada semester I 2023.

Kinerja APBN masih solid dengan pendapatan dan belanja negara yang tetap tumbuh masing-masing di angka Rp 1.614,8 triliun dan Rp 1.461,2 triliun, atau tumbuh 4,1% dan 1,2% (yoy).

Bea Cukai turut mendukung kinerja APBN dari sektor kepabeanan dan cukai dengan kontribusi sebesar Rp 149,83 triliun.

Capaian ini terdiri dari Rp 28,40 triliun penerimaan bea masuk yang tercatat tumbuh 3,82% (yoy), dan penerimaan bea keluar dan cukai masing-masing di angka Rp 5,86 triliun dan Rp 111,23 triliun.

Bea Cukai turut berkontribusi terhadap kinerja APBN melalui penerimaan bea masuk, bea keluar, cukai, dan kinerja.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News