Belum Dipastikan, Pertukaran 3 WNI dengan 7 Nelayan Malaysia

Belum Dipastikan, Pertukaran 3 WNI dengan 7 Nelayan Malaysia
Belum Dipastikan, Pertukaran 3 WNI dengan 7 Nelayan Malaysia
JAKARTA - Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa mengaku telah menjalin kontak dengan Menteri Luar Negeri Malaysia terkait penangkapan tiga pegawai negeri sipil (PNS) Dinas Kelautan dan Perikanan Batam oleh Polisi Diraja Malaysia. Meski demikian belum diperoleh kejelasan soal kapan tiga PNS yang ditangkap Jumat (13/8) malam lalu itu bakal dilepaskan.

Kementrian Luar Negeri RI juga belum dapat memastikan apakah akan ada pertukaran tiga PNS itu dengan tujuh nelayan Malaysia yang kini ditahan di Batam. "Saya tidak pernah menggunakan istilah pertukaran. Tetapi faktanya ada tiga warga negara (Indonesia) di sana (Malaysia) dan ada tujuh nelayan mereka di sini. Masing-masing ada proses yang bergulir secara terpisah," ujar Marty saat ditemui usai menghadiri pidato Kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada paripurna bersama DPR dan DPD, Senin (16/8).

Marty menambahkan, dirinya telah menyampaikan keberatan Pemerintah Indonesia atas penangkapan Asriadi, Erwan, serta Selvogrevo Wewengkang oleh Polisi Malaysia. "Lebih penting lagi kami sudah berkomunikasi dengan Menlu malaysia, (untuk) menyampaikan kepedulian dan keprihatiaan terhadap insiden yang terjadi," lanjut Marty.

Meski belum ada kejelasan kapan 3 WNI itu akan dilepas, namun Marty mengaku sudah berhasil menjalin kontak dengan Asriadi melalui Konsulat Jendral RI di Johor Bahru. "Pagi tadi kami sudah bicara dengan saudara Asriadi, petugas DKP yg sedang dikunjui Konjen di Johor Bahru. Saya bicara pada dia (Asriadi) kalau pemerintah Indonesia memberikan perhatian yang utuh pada beliau dan rekan-rekannya agar bisa kembali ke tanah air," sambung Marty.

JAKARTA - Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa mengaku telah menjalin kontak dengan Menteri Luar Negeri Malaysia terkait penangkapan tiga pegawai

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News