Berakhir Mendatar, IHSG Gagal Rebound

Berakhir Mendatar, IHSG Gagal Rebound
Berakhir Mendatar, IHSG Gagal Rebound

jpnn.com - JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) gagal menguat setelah berakhir mendatar pada perdagangan hari ini (23/4). Sempat menguat di tengah perdagangan, IHSG akhirnya ditutup turun tipis 0,910 poin (0,02 persen) ke level 5.436,209 sebaliknya indeks LQ45 naik tipis 0,781 poin (0,08 persen) ke level 948,842.

Frekuensi transaksi perdagangan saham di pasar reguler hari ini (23/4) mencapai 201.461 kali dengan volume 4,130 miliar saham atau Rp 4,715 triliun. Sebanyak 135 saham naik, 166 saham turun, dan selebihnya stagnan.

Saham-saham berhasil naik dengan nilai tertinggi (top gainers) antara lain, Unilever (UNVR) naik 1.400 (3,47 persen) ke level 41.750. Mayora Indah (MYOR) naik 1.075 (4,33 persen) ke level 25.900. Lionmesh (LMSH) naik 875 (12,50 persen) ke level 7.875. Plaza Indonesia (PLIN) naik 495 (16,50 persen) ke level 3.495.

Sebaliknya, saham-saham dengan penurunan nilai paling dalam (top losers) di antaranya Bank of India (BSWD) turun 1.120 (20,00 persen) menjadi 4.480. Indo Tambangraya (ITMG) turun 825 (5,36 persen) menjadi 14.575. Matahari Department Store (LPPF) turun 500 (2,67 persen) menjadi 18.200. Multi Bintang (MLBI) turun 500 (4,95 persen) menjadi 9.600.

”Indeks ini terasa mulai normal.  Posisi indeks Hang Seng (HIS) hari ini akhirnya ditutup turun. Belum ada sinyal negatif karena masih di atas support.  Akan tetapi, tetap saja HSI ditutup dengan posisi koreksi,” kata Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia Satrio Utomo.

Dari dalam negeri, kata dia, kinerja beberapa emiten sebagian masih di bawah ekspektasi. Kinerja bank BNI (BBNI), misalnya, pada kuartal pertama 2015 cukup jauh di bawah ekspektasi. ”Sebaiknya membuat kita berhati-hati. Ini merupakan sinyal bahwa bank-bank big caps yang lain sepertinya juga bakal bermasalah dengan kinerja kuartal 1 2015-nya,” ungkapnya.

IHSG siang tadi sudah mulai running di kisaran support 5.425 – 5.435.  IHSG menurutnya bakal memberikan sinyal negatif jika gagal ditutup di atas support 5.425 karena masih ada potensi koreksi dari target double top di 5.350. Beruntung akhirnya mampu ditutup di atas level itu.(jawapos)


JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) gagal menguat setelah berakhir mendatar pada perdagangan hari ini (23/4). Sempat menguat di tengah


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News