Berharap Usai KLB Hanya Ada Satu Timnas Indonesia

Berharap Usai KLB Hanya Ada Satu Timnas Indonesia
Pemain timnas ISL dan IPL bersatu mulai berkumpul berlatih bersama di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta. Foto : Ade Sinuhaji/JPNN
MALANG - Pelatih Arema Indonesia, Rahmad Darmawan (RD) mengatakan kunci utama yang bisa memuluskan langkah Kongres Luar Biasa (KLB) yang dikomandoi Menpora Roy Suryo. Spirit untuk saling menghormati dan menghargai, serta meredam ego pribadi ataupun golongan demi kepentingan yang lebih besar, yakni sepakbola Indonesia, adalah kunci utama berhasil atau tidaknya KLB Sebab, pelatih pemegang lisensi A AFC itu merasa tak nyaman dengan adanya timnas dari berbagai versi.

“Saya merasa aneh, melihat timnas ada dua, bahkan tiga, versi Djohar, atau versi La Nyalla. Saya berharap, usai kongres, timnas Indonesia hanya satu saja,” kata RD kepada Malang Post (JPNN Group).

Harapan RD sejatinya hampir sama dengan sebagian besar masyarakat pecinta sepakbola Indonesia, yang ingin KLB sukses. Meskipun, seminggu sebelum KLB, banyak teror dan usaha sabotase dari oknum tak bertanggung jawab.

Setelah tanggal 13 Maret keluar notulensi rapat Exco PSSI palsu, yang dilansir dikeluarkan oleh Farid Rahman cs, beredar undangan KLB bodong, yang mengundang sejumlah pengprov PSSI caretaker. Meskipun, dari daftar peserta KLB yang terverifikasi, tidak ada satupun pengprov caretaker yang terdaftar.(fin/jon)

MALANG - Pelatih Arema Indonesia, Rahmad Darmawan (RD) mengatakan kunci utama yang bisa memuluskan langkah Kongres Luar Biasa (KLB) yang dikomandoi


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News