Beri Kuliah Umum di Seskoal, Megawati Bicara Pancasila, Geopolitik, hingga Pelurusan Sejarah

Beri Kuliah Umum di Seskoal, Megawati Bicara Pancasila, Geopolitik, hingga Pelurusan Sejarah
Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri di Seskoal, Jakarta, Selasa (4/10). Megawati hadir didampingi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memberi kuliah umum. Foto: DPP PDIP.

jpnn.com - JAKARTA - Presiden Kelima RI Prof. Dr (HC). Megawati Soekarnoputri menyampaikan pesan penting kepada prajurit TNI saat memberikan kuliah umum di Seskoal, Jakarta Selatan, Selasa (4/10). 

Putri Proklamator Kemerdekaan RI Soekarno itu meminta para prajurit TNI memahami dan memegang teguh Pancasila, serta cara pandang geopolitik dalam menjalankan tugas serta darma baktinya. 

Menurut Megawati, memahami Pancasila berarti mengetahui sejarah bangsa dan negara Indonesia. Cara pandang geopolitik berarti memahami kondisi serta posisi diri sendiri serta keadaan sekelilingnya.

“Saya menjelaskan hubungan Pancasila dengan geopolitik, itulah pesan utamanya. Mereka perwira ini yang akan menjadi bagian dari bangsa kita, yang akan menjadi bagian pertahanan keamanan republik ini,” kata Megawati menjawab wartawan seusai memberi kuliah umum di Seskoal.  

“Lalu, kalau tidak mengerti sebenarnya sejarah Pancasila dan ilmu geopolitik dalam pelaksanaan sebagai matra di pergolakan dunia ini, saya kurang tahu akan jadi seperti apa,” tambahnya.

Saat sesi kuliah umum, Megawati banyak menjelaskan soal sejarah Pancasila dan perjuangan kemerdekaan RI. 

Banyak kisah yang disampaikan Megawati yang tak muncul di berbagai literatur serta buku sejarah yang dipelajari di sekolah. 

Salah satunya adalah mengenai Serangan Umum 1 Maret 1949. 

Megawati berbicara soal Pancasila, geopolitik, hingga pelurusan sejarah saat memberi kuliah umum di Seskoal.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News