Bertaruh Nyawa Tangani Covid-19, Nakes Minta Afirmasi PPPK 2021 seperti Guru Honorer

Bertaruh Nyawa Tangani Covid-19, Nakes Minta Afirmasi PPPK 2021 seperti Guru Honorer
Honorer nakes meminta afirmasi dalam seleksi PPPK 2021 seperti yang diberikan kepada guru honorer. Ilustrasi Foto: Ricardo/dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Honorer tenaga kesehatan (nakes) merasa dianaktirikan pemerintah dalam seleksi PPPK 2021. Mereka pun meminta diperlakukan sama seperti guru honorer.

"Nakes akan tes PPPK 2021 tanggal 16 Oktober tetapi sejauh ini kebijakan pemerintah hanya kepada guru honorer," kata Ajun, honorer perawat di Kabupaten Ponorogo kepada JPNN.com, Selasa (28/9).

Menurut dia, pemerintah seharusnya memprioritaskan nakes dalam rekrutmen PPPK 2021.

Mengingat sejak pandemi Covid-19 para nakes berada di barisan depan dalam penanganan Covid-19.

Namun, ketika ada seleksi PPPK 2021 pemerintah seolah-olah melupakan pengorbanan honorer nakes.

"Mengapa guru honorer diberikan afirmasi sedangkan kami tidak? Bukankah selama ini kami sudah mempertaruhkan nyawa kami," serunya.

Ajun menilai seharusnya pemerintah melihat pengorbanan nakes dengan mengangkat mereka menjadi PPPK.

Para nakes juga tidak keberatan harus mengikuti tes tetapi diberikan berikan afirmasi.

Honorer nakes meminta afirmasi dalam seleksi PPPK 2021 seperti yang diberitakan pemerintah kepada guru honorer.