Bertemu Direksi BRI, Bamsoet Dorong Penghapusan Kredit Macet UMKM

Bertemu Direksi BRI, Bamsoet Dorong Penghapusan Kredit Macet UMKM
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama Himbara bisa memfasilitasi penghapusan kredit macet (pemutihan) bagi kalangan UMKM, khususnya yang beromzet di bahwa Rp 5 miliar per tahun. Foto: Humas MPR.

"Kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional (PDB) mencapai 61,1 persen. Sementara kontribusi pelaku usaha besar yang jumlahnya hanya sebesar 5.550 atau 0,01 persen dari jumlah pelaku usaha, terhadap PDB mencapai 38,9 persen," katanya.

Menurutnya, hal ini menggambarkan betapa besarnya pengaruh UMKM terhadap perekonomian nasional.

"Karenanya, menyelamatkan UMKM, sama dengan menyelamatkan Indonesia," papar Bamsoet

Wakil ketua umum Kadin Indonesia ini juga mengapresiasi kinerja BRI dalam memajukan UMKM.

Memiliki aset mencapai Rp 1.500 triliun, BRI justru menjadikan UMKM sebagai salah satu pilar penyangga bisnis perusahaan.

BRI telah berkontribusi membantu UMKM mendapat berbagai kemudahan, antara lain dalam mengakses permodalan, memperluas pasar, dan meningkat kemampuan serta kualitas produk.

"Per Kuartal II-2020 saja, komposisi kredit yang disalurkan BRI terhadap UMKM mencapai 80,65 persen. Pembiayaan yang diberikan antara lain melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), KUR Super Mikro, dan Kredit Modal Kerja Tangguh, seluruhnya disalurkan dengan tingkat risiko kredit yang terkendali dan tingkat bunga terjangkau," pungkas Bamsoet.

Jajaran direksi BRI yang hadir antara lain Direktur Utama Sunarso, Wakil Direktur Utama Catur Budi Harto, Direktur Bisnis Mikro Supari, Direktur Manajemen Risiko Agus Sudiarto serta Direktur Jaringan dan Layanan Arga Nugraha. (*/jpnn)

Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan bahwa menyalamatkan UMKM sama dengan menyelamatkan Indonesia. UMKM memberikan pengaruh besar terhadap perekonomian nasional.


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News