Bhayangkara FC Disebut Juara Liga Lelucon

Bhayangkara FC Disebut Juara Liga Lelucon
Haruna Soemitro. Foto: Indra Eka/JawaPos.com

"Kemarin kami didenda Komdis sebesar Rp 50 juta karena dihadiri tidak lebih dari 30 penonton. Dan itu bukan penonton. Semua adalah unsur panitia pelaksana. Hari ini ada tim tamu yang menggunakan seragam aparat. Itu jelas-jelas saya katakan suporter berseragam," ucapnya.

Manajer Bhayangkara FC, AKBP Sumardji juga tak luput dari sindiran eks Ketua PSSI Jawa Timur (Jatim) tersebut. Seperti diketahui, Sumardji dijatuhi hukuman larangan memasuki stadion dalam empat pertandingan, serta denda sebesar Rp 150 juta. Namun, Sumardji justru berada di tribune VIP Stadion Gelora Bangkalan.

Dia menambahkan, Madura United sudah mendapat tekanan luar biasa beberapa hari sebelum pertandingan dilangsungkan. "Madura United sempat menerima pencabutan rekomendasi dari Polres Bangkalan Selasa (7/11) pukul 21.00. Kemudian ada seseorang yang tidak perlu saya sebutkan namanya, ingin memberikan jaminan kalau Madura United mau diajak negosiasi, everything is clear," ungkapnya.

Haruna mengaku tak tahu menahu mengapa hal ini justru terjadi sebelum laga kontra Bhayangkara FC. "Saya tidak tahu tangan-tangan siapa kemudian tekanan itu begitu kuatnya," sebut Haruna. (saf/jpc)

(Widodo C Putro: Ada Konspirasi di PSSI)


Manajer Bhayangkara FC AKBP Sumardji tak luput dari sindiran karena berada di tribune VIP saat mendapat hukuman larangan masuk stadion.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News