Bimbel Jogja Mulai Kebanjiran Siswa

Bimbel Jogja Mulai Kebanjiran Siswa
Bimbel Jogja Mulai Kebanjiran Siswa
Sampai saat ini, reservasi untuk program intensif lebih kurang 35 ribu. Jumlah itu diprediksi meningkat menjelang dimulainya kelas. "Apalagi kali ini Unas dimajukan. Kemungkinan masih akan ada kenaikan di tiap cabang. Sekarang ini, rata-rata ada 50 siswa baru yang masuk untuk program intensif," kata alumnus FT UGM ini.

Untuk cabang Primagama di Jogja, Hary mengatakan setidaknya ada seribu siswa yang mengikuti program intensif. "Dibanding kota besar lain di Jawa, jumlahnya rata-rata. Tapi ini lebih tinggi di banding kota lain di luar Jawa," jelasnya.

Majunya kelas intensif persiapan Unas juga dilakukan Lembaga Bimbingan Belajar Ganesha Operation. Program intensif dimulai satu minggu lebih awal, yaitu 2 November. "Seharusnya, 2 November itu masih masa-masa promosi. Tapi kemarin kami ajukan karena jadwal Unas maju," kata Vincantia Nora, Kepala Ganesha Operation Cabang Yos Sudarso.

Majunya Unas diakui sempat memunculkan kepanikan di kalangan siswa. Hal ini disebabkan belum semua sekolah menyelesaikan materi untuk persiapan Unas. "Unas maju, sementara materi belum selesai disampaikan. Makanya banyak yang mengandalkan bimbel untuk mematangkan persiapan," tuturnya saat dihubungi wartawan.

JOGJAKARTA - Beberapa lembaga bimbingan belajar (bimbel) di kota Jogja diminati siswa kelas XII SMA/SMK yang ingin mengikuti program intensif menjelang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News