Bisnis Rumah Bersubsidi Prospektif, Bukit Cinanjung Permai Tuai Pujian dari BP Tapera

Bisnis Rumah Bersubsidi Prospektif, Bukit Cinanjung Permai Tuai Pujian dari BP Tapera
Direktur Utama PT Istana Karya Propertindo Pradana Indraputra mengatakan bisnis rumah subsidi memiliki dampak sangat signifikan bagi ekonomi lokal. Foto: Dok Tapera

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Utama PT Istana Karya Propertindo Pradana Indraputra mengatakan bisnis rumah subsidi memiliki dampak sangat signifikan bagi perekonomian masyarakat lokal.

Menurutnya, bisnis rumah bersubsidi memiliki dampak ekonomi sangat luas bagi pemenuhan kebutuhan pasar dan juga masyarakat lokal.

"Adanya perumahan ini geliat ekonomi seperti warung dan toko disekitar sini juga turut merasakan dampaknya," ucap Pradana.

Oleh karena itu, dia menyebut perumahan bersubsidi Bukit Cinanjung Permai kembali menuai apresiasi dari Komisioner BP Tapera secara langsung yaitu Adi Setianto.

"Bapak Adi Setianto mengapresiasi kehadiran Bukit Cinanjung Permai yang merupakan perumahan subsidi berkualitas dengan harga yang terjangkau," katanya.

BP Tapera merupakan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) yang dibentuk untuk mengelola Tabungan Perumahan Rakyat dan bertanggungjawab pada Komite Tapera yang beranggotakan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Menteri Keuangan, Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, serta unsur profesional yang memahami perumahan dan permukiman.

Tapera dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 4 tahun 2016 menggantikan Bapertarum yang di dirikan pada Tahun 1993.

Penyaluran rumah subsidi melalui mekanisme dana FLPP terus meningkat setiap tahunnya, pada 2017 total tersalur 23.763 unit, 2018 tersalur 57.939 unit, 2019 tersalur 77.835, 2020 tersalur 109.253 unit, dan 2021 tersalur 178.728 unit.

Direktur Utama PT Istana Karya Propertindo Pradana Indraputra mengatakan bisnis rumah subsidi memiliki dampak sangat signifikan bagi ekonomi lokal

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News