Bocor, Razia Agen Elpiji

Bocor, Razia Agen Elpiji
Bocor, Razia Agen Elpiji
NONGSA  - Razia yang digelar jajaran Polda Kepulauan Riau (Kepri), bocor. Akibatnya, hasil razia tidak optimal. Para agen gas elpiji sudah tutup sebelum razia digelar. Ada dugaan kuat, para agen sudah membuang barang bukti. Kepolisian setempat baru berhasil menetapkan satu tersangka.

"Penggerebekan Jumat lalu sebetulnya dilakukan secara serentak. Namun entah mengapa, razia itu bocor, mengakibatkan banyak agen elpiji yang sebetulnya melakukan aksi serupa dengan PT Batama Indah Gemilang. Kemarin banyak agen elpiji yang sudah tutup tak beroperasi. Diduga sekarang mereka masih tiarap dan sudah membuang seluruh alat buktinya," ujar  Kasat II Ditreskrim Polda Kepri, AKBP Anton Setyawan, kemarin (11/7).

Namun ditegaskan, meski agen lain yang disinyalir melakukan aksi serupa dengan PT Batama Indah Gemilang belum dapat ditangkap, pihaknya tak akan menyerah begitu saja."Kita akan terus lakukan operasi ini, hingga tuntas praktek "nakal" para pengusaha elpiji yang merugikan konsumen ini," tukasnya.

Sebelumnya Ditreskrim Polda Kepri menggerebek sebuah gudang elpiji milik PT Batama Indah Gemilang di jalan putri hijau nomor 5 Batuaji, karena mengoplos tabung gas elpiji, Jumat (9/7) sekitar pukul 17.00 WIB. Modus yang digunakan gudang ini melakukan penyulingan gas yakni dengan mengurangi volume gas 50 kg menjadi 40 kg. Ditaksir perusahaan ini telah meraup keuntungan miliran rupiah.

NONGSA  - Razia yang digelar jajaran Polda Kepulauan Riau (Kepri), bocor. Akibatnya, hasil razia tidak optimal. Para agen gas elpiji sudah tutup

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News