Bruak! Jembatan Gantung Ambruk, Warga dan 10 Unit Sepeda Motor Nyemplung

Bruak! Jembatan Gantung Ambruk, Warga dan 10 Unit Sepeda Motor Nyemplung
Petugas dan warga berupaya membantu korban yang nyemplung ke sungai karena jembatan ambruk di Lingkungan 3 Air Tawar Kelurahan Pekan Gebang Kabupaten Langkat, Minggu (23/4) sekira pukul 18.00 WIB. Foto: Bambang/Sumut Pos/jpg

Kanit Reskrim Polsek Gebang Ipda Nelson Manurung, membenarkan peristiwa tersebut.

“Sampai saat ini korban jiwa tidak ada. Tapi, sepeda motor ada 10 unit yang masuk kedalam sungai dan hingga hari ini sudah 7 yang berhasil dievakuasi,” ujarnya.

Kata Ipda Nelson, hasil pemeriksaan saksi menyebut, jembatan ambruk lantaran pengunjung terlampau banyak berkumpul di badan jembatan. Selain itu, sepeda motor yang melintas tidak mau bergantian untuk melintas.

Akibatnya, kabel penyanggah jembatan tidak kuat untuk menahan beban. Sehingga, salah salah satu kabel penyangga jembatan titi putus.

“Akibatnya, titinya runtuh dan ambruk,” ujarnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat, Iwan Syahri menjelaskan, lokasi kejadian di Lingkungan 3 Air Tawar Kelurahan Pekan Gebang. Tepatnya di perbatasan menuju Dusun Tambang Desa Dogang.

“Tiga orang warga dan delapan sepeda motor warga masuk ke dalam sungai yang menuju ke laut itu,” kata Iwan.

Warga yang menjadi korban adalah Willi Ardiansyah (16) warga Desa Tanjung Beringin, Suryanto (38) warga Pekan Gebang dan Suryanto (17) warga Desa Tanjung Beringin. Namun, warga tersebut hanya menderita luka ringan.

Jembatan gantung di Desa Dogang, Langkat, Sumut, tiba-tiba ambruk saat dilintasi sejumlah warga dan berselfie ria di atasnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News