BTN Siap Salurkan 16 Ribu Unit Rumah FLPP

BTN Siap Salurkan 16 Ribu Unit Rumah FLPP
BTN Siap Salurkan 16 Ribu Unit Rumah FLPP
JAKARTA - Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN), Iqbal Latanro kemarin terlihat lebih bersemangat. Pasalnya, bank pelat merah yang dipimpinnya itu mampu memperoleh laba sebelum pajak sepanjang 2011 sebesar Rp 1,5 triliun. Jumlah itu diakuinya merupakan yang terbesar sepanjang usia BTN. Selain itu, pekan depan program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sudah mulai berlaku kembali.

"Saya sangat senang hari ini perolehan laba kami sangat besar dan diikuti dengan DPK," kata Iqbal di Jakarta. Iqbal menjelaskan laba sebelum pajak Bank BTN mencapai Rp 1,5 triliun. Aset bank tercatat sebesar Rp 89 triliun, Iqbal makin optimistis untuk mencapai aset dan laba di atas Rp 100 triliun.

Menurut Iqbal, tahun ini juga perseroan telah memperbaiki komposisi kreditnya. Tercatat 2011, komposisi kredit BTN adalah 87,62 persen untuk kredit perumahan dan sisanya sebesar 12,38 persen untuk kredit non perumahan. "Komposisi ini berbeda dari tahun sebelumnya yakni untuk non kredit 9,05 persen," kata Iqbal. Diakuinya, strategi perseroan itu akan memperbaiki komposisi kredit BTN dan cukup membantu perseroan dalam melakukan pemetaan risiko bisnis.

Untuk pertumbuhan kreditnya, Bank BTN mencatatkan pertumbuhan 23,31 persen dibanding 2010. Pencapaian kredit sebesar Rp 63,6 triliun. Bank BTN, tambah Iqbal, memproyeksikan kredit yang diberikan perseroan akan tumbuh pada akhir tahun 2012. Meskipun ekspansi kredit terus tumbuh, kata Iqbal, Bank BTN mampu menjaga NPL kreditnya. NPL bank BTN per 31 Desember 2011 sebesar 2,75 persen. "Kami optimistis pertumbuhan kredit akan tetap dapat dikendalikan sesuai dengan prinsip prudential banking practise dan prinsip GCG yang baik," jelasnya.

JAKARTA - Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN), Iqbal Latanro kemarin terlihat lebih bersemangat. Pasalnya, bank pelat merah yang dipimpinnya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News