Buntut Bentrok TNI vs Warga, Dandim dan Prajurit Diperiksa Denpom

Buntut Bentrok TNI vs Warga, Dandim dan Prajurit Diperiksa Denpom
Suasana di Sub Denpom IX 3-1 Singaraja, Rabu (25/8). Foto: Eka Prasetya/Radar Bali

jpnn.com, BULELENG - Insiden bentrokan antara aparat TNI dengan warga di Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali, berbuntut panjang.

Pasalnya, mediasi yang sempat dilakukan di wantilan Pura Desa Adat Sidatapa pada Selasa (24/8) sore, tidak menemui titik terang.

Dari insiden ini, Komandan Kodim (Dandim) 1609/Buleleng Letkol Inf Muhammad Windra Lisrianto diperiksa oleh Polisi Militer.

Pemeriksaan terhadap orang nomor satu di Kodim Buleleng ini dilakukan di Sub Detasemen Polisi Militer (Denpom) IX/3-1 Singaraja.

Pemeriksaan dilakukan sebagai buntut insiden bentrok dugaan kekerasan yang mengakibatkan Letkol Windra serta tiga anggota TNI AD dan lima warga sipil terluka.

Pantauan Jawa Pos Radar Bali, mantan komandan sekolah calon bintara (Secaba) Rindam IX/Udayana, ini terlihat mendatangi Sub Denpom Singaraja pada Rabu (25/8) sekitar pukul 10.45 WITA.

Usai mendatangi Sub Denpom Singaraja, Letkol Windra kemudian terlihat meninggalkan Sub Denpom pada pukul 12.00 WITA.

Selain Dandim 1609/Buleleng, ada beberapa personel lainnya yang datang ke Sub Denpom.

Insiden bentrokan antara aparat TNI dengan warga di Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali, berbuntut panjang.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News