Bupati dan Wabup Sama-sama jadi Tersangka
Jumat, 17 Juni 2011 – 09:14 WIB

Bupati dan Wabup Sama-sama jadi Tersangka
BANDA ACEH -- Dinilai telah komplit, akhirnya penyidik Polda Aceh menyerahkan dokumen beserta para tersangka kasus dugaan korupsi deposito APBK Aceh Utara senilai Rp 220 miliar. Kedua tersangka yang digiring ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh itu adalah Bupati Aceh Utara Ilyas A Hamid dan Wabup Acut Syarifuddin, SE, Kamis (16/6). Diakui, tim penyidik Polda Aceh, pihaknya sudah minta penjelasan kepada Kejati DKI Jakarta, soal barang bukti yang belum bisa diserahkan dan sudah mendapat jawaban. Dimana, ujarnya, barang buktinya belum bisa dikembalikan, karena belum ada keputusan hukum tetap dari MA, tapi dengan surat itu, pihaknya sudah dapat melampirkan dalam berkas bahwa tugas penyidikan sudah selesai.
Kasubdid 3 Tipikor Ditreskrim Polda Aceh AKBP Cahyo didampingi AKP Muhktar mengungkapkan, pihak penyidik melimpahkan kedua tersangka ke Kejari bersama uang Rp128 juta dan barang bukti lainnya, berupa dokumen-dokumen pendukung lainnya.
Baca Juga:
Disinggung sisa miliaran rupiah barang bukti uang yang sempat di depositokan ke Bank di Jakarta, AKBP Cahyo menjelaskan, uang yang seharusnya Rp182 miliar, masih ‘nyangkut’ di Mahkamah Agung (MA) Jakarta. Pasalnya, ada kasasi terhadap kasus money laundry terkait pendepositoan uang kas daerah di Bank Mandiri Cabang Jelambar Jakarta Timur.
Baca Juga:
BANDA ACEH -- Dinilai telah komplit, akhirnya penyidik Polda Aceh menyerahkan dokumen beserta para tersangka kasus dugaan korupsi deposito APBK Aceh
BERITA TERKAIT
- Tarif Trans Semarang Rp 0, Pelajar dan Mahasiswa Tinggal Naik
- BRT Gratis & Akses Sekolah untuk Semua Jadi Kado HUT ke-478 Kota Semarang
- Peringati Hardiknas 2025, Ahmad Luthfi Berikan Beasiswa kepada 1.100 Anak Tidak Sekolah
- Pekan Imunisasi Dunia 2025: Ribuan Anak di Bogor Terima Vaksin Gratis
- Mahasiswa Asal Inhu Tewas Kecelakaan Tunggal di Pekanbaru, Motor Hilang
- 386 Jemaah Calon Haji Asal NTB Tiba di Tanah Suci Makkah