Calon Independen Sulit Bersaing

Calon Independen Sulit Bersaing
Calon Independen Sulit Bersaing
ALAI--Lembaga Survey Indonesia (LSI) menilai pasangan calon independen sulit bersaing dalam Pilkada Padang tahun 2013. Hal itu disebabkan, dukungan yang didapatkan pasangan independen masih bersifat administratif dan bukan dukungan nyata dari masyarakat.

“Memang, saat pasangan independen mendaftarkan diri mereka telah melengkapi persyaratan dan didukung ribuan masyarakat. Namun dalam perjalanan nantinya, dukungan yang didapatkan itu hanya bersifat administratif dan bukan dukungan murni dari masyarakat. Untuk itu pasangan independen harus berhati-hati dalam mengambil langka,” kata Koordinator dan Representatif LSI wilayah III, Edi Endrizal, kepada Padang Ekspres (Group JPNN).

Dilanjutkan Edi, kesulitan yang akan ditemui pasangn independen saat mereka bersaing, besarnya biaya yang harus dikeluarkan. Tidak hanya itu, peluang menang pun sulit atau peluangnya lebih kecil dengan pasangan yang diusung partai politik.

Karena beratnya beban yang harus ditanggung, kata Edi Endrizal banyak pasangan calon yang ingin duduk dikasta tertinggi sebuah daerah rela merapat ke partai politik. Akibat banyaknya peminat, mengakibatkan harga untuk menjadi calon yang akan diusung sebuah partai menjadi naik, sebelum Pilkada bergulir.

“Saat ini, peluang pasangan yang ingin menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang melalui partai terbuka lebar. Hal tersebut disebabkan, partai akan lebih ketat melakukan seleksi calon mereka,” tegasnya.

ALAI--Lembaga Survey Indonesia (LSI) menilai pasangan calon independen sulit bersaing dalam Pilkada Padang tahun 2013. Hal itu disebabkan, dukungan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News