JPNN.com

Cara Ampuh dan Mudah Atasi Mata Lelah Karena Gawai

Sabtu, 18 Agustus 2018 – 04:36 WIB Cara Ampuh dan Mudah Atasi Mata Lelah Karena Gawai - JPNN.com

jpnn.com - Gawai menjadi salah satu alat yang kini tidak bisa dilepaskan dari keseharian. Akan tetapi, ketergantungan terhadap perangkat elektronik ini tentu menyimpan risiko, salah satunya adalah mata lelah karena terlalu lama memandang gawai. Cara paling mudah dan praktis untuk mengatasinya adalah dengan berkedip.

Paparan biru dari gawai Anda ternyata cukup berbahaya untuk mata. Seperti melansir dari Newsweek, dalam sebuah jurnal Scientific Reports, paparan sinar biru melalui perangkat bisa mempercepat kebutaan. Hal ini dapat terjadi saat sinar biru terus-menerus memicu reaksi sel-sel yang peka terhadap rangsangan cahaya.

"Paparan sinar biru yang Anda dapatkan secara terus-menerus dapat membuat kornea dan lensa mata tidak berdaya dalam memblokir atau memantulkannya," kata Dr. Ajith Karunarathne, asisten profesor kimia dan biokimia di Universitas Toledo, Amerika Serikat.

Studi itu juga menyebut bahwa sinar biru dari gawai ternyata merusak retina mata. Sinar biru yang menyinari retina mata memunculkan molekul kimia beracun yang akan membunuh sel fotoreseptor sebagai penangkap cahaya. Jika sel ini hilang, akan dipastikan Anda tidak dapat melihat lagi.

Ketika Anda lupa berkedip

Menatap layar gawai dalam jangka waktu lama sangat tidak baik. Oleh sebab itu, dr. Theresia Rina Yunita dari Klikdokter menyarankan agar Anda membatasi mata untuk melihat sumber cahaya biru dari gawai, setidaknya maksimal dua jam dalam satu hari.

Selain itu, waktu yang berlebihan dihabiskan di depan layar dapat memengaruhi mata dalam dua cara. Yang paling khas adalah mata menjadi kering karena lupa berkedip dan terus terpaku pada layar. Mata yang terlalu kering akan rentan mengalami berbagai komplikasi.

Penglihatan bisa menjadi buram setelah berjam-jam dihabiskan untuk memandang layar komputer tanpa berkedip. Pada beberapa orang, memandang layar gawai terlalu lama mungkin dapat menyebabkan sakit kepala.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...