Catatan Akhir Tahun 2021: Politikus PKS Johan Rosihan Soroti Harga Komoditas Pangan

Catatan Akhir Tahun 2021: Politikus PKS Johan Rosihan Soroti Harga Komoditas Pangan
Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan. Foto: Humas DPR RI

jpnn.com - Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Johan Rosihan menilai sepanjang tahun 2021 diwarnai dengan fluktuasi harga komoditas pangan yang tidak terkendali.

“Harga selalu jatuh saat panen sehingga merugikan petani seperti jatuhnya harga gabah, harga jagung, cabai, bawang merah dan lain-lain,” ujar Johan, Selasa (28/12).

Johan menyampaikan hal itu sebagai catatan akhir tahun 2021 yang harus mendapat perhatian pemerintah.

Menurut Johan, selama tahun 2021 ini produk pangan yang bersumber dari impor seperti daging dan kedelai, harganya terus melonjak yang berakibat merugikan pelaku UMKM serta merugikan konsumen.

“Sebab, daya beli yang semakin lemah pada masa pandemik ini,” papar Johan.

Anggota Komisi IV DPR ini menggarisbawahi sejak awal tahun 2021 telah terjadi gejolak harga kedelai yang tidak terkendali dan kebijakan kenaikan HET pupuk bersubsidi yang terjadi pada awal tahun 2021.

Johan menilai hal tersebut telah berdampak naiknya harga pangan sehingga pengeluaran rumah tangga  terhadap pangan semakin meningkat dan menambah beban rumah tangga petani untuk melaksanakan kegiatan usaha taninya.

Di sisi lain, ucap Johan, pemerintah terlihat tidak berdaya melakukan upaya untuk meningkatkan produksi pangan karena keterbatasan anggaran.

Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Johan Rosihan menilai sepanjang tahun 2021 diwarnai dengan fluktuasi harga komoditas pangan yang tidak terkendali.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News