Cegah Kanker Serviks sejak Umur 12 Tahun

Cegah Kanker Serviks sejak Umur 12 Tahun
Cegah Kanker Serviks sejak Umur 12 Tahun
SURABAYA - Para perempuan pasti takut dengan penyakit ini: kanker leher rahim (kanker serviks). Agar tidak terkena penyakit itu, salah satu yang dilakukan adalah pemberian vaksin HPV. Kemarin (27/4) Prof Ian Frazer, penemu vaksin yang cukup fenomenal itu, membagi ilmunya di Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga, Surabaya. Dia menyarankan, vaksin tersebut diberikan kepada perempuan berusia 12 tahun. 

 

Di acara yang digagas Kedutaan Besar Australia di Jakarta itu Frazer mengajak nonton bareng film dokumenter berjudul Catching Cancer. Film tersebut berkisah tentang hubungan kanker dengan virus.

 

Frazer menceritakan, untuk menemukan vaksin HPV (human papillomavirus), dirinya membutuhkan waktu yang tidak pendek. "Saya melakukan penelitian lebih dari 15 tahun," ujar pengajar imunologi di Program Sarjana dan Pascasarjana University of Queensland, Australia, itu. Vaksin HPV diciptakan untuk mencegah kanker serviks yang disebabkan HPV.

 

Menurut Frazer, penyuntikan vaksin sebaiknya dilakukan kepada anak perempuan berusia 12 tahun. Usia tersebut dipandang sebagai usia yang pantas menurut penelitiannya di Australia. Dia menambahkan, kebanyakan virus HPV mulai menyerang perempuan berusia 15-25 tahun dengan tidak meninggalkan gejala apa pun. "Its just for women (Hanya untuk perempuan)," kata pria yang pernah menjalani pendidikan sebagai dokter ginjal dan imunologis klinis di Edinburgh, Skotlandia, itu.

 

SURABAYA - Para perempuan pasti takut dengan penyakit ini: kanker leher rahim (kanker serviks). Agar tidak terkena penyakit itu, salah satu yang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News