Cegah Penyebaran Corona, RUPS Emiten BUMN dan Anak Usaha Disarankan Ditunda

Cegah Penyebaran Corona, RUPS Emiten BUMN dan Anak Usaha Disarankan Ditunda
Kantor Kementerian BUMN. Foto: dok/JPNN.com

Penyelenggaraan RUPS juga diperbolehkan dengan mekanisme electronic proxy melalui sistem e-RUPS yang disiapkan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Sistem ini memungkinkan pemegang saham tidak perlu hadir secara fisik dan cukup diwakili oleh proxy-nya.

Adapun saat ini, tercatat sebanyak 19 emiten BUMN dan anak usahanya yang berencana menggelar RUPST pada Maret dan April 2020. 

Pada Maret 2020, emiten BUMN dan anak usaha yang berencana melaksanakan RUPST yakni PT Wijaya Karya Beton (WTON) pada 26 Maret 2020. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) pada 30 Maret 2020 namun akan ditunda menjadi akhir Mei 2020. Dan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung (WEGE ) pada 31 Maret 2020.

Sedangkan emiten BUMN dan anak usahanya yang akan mengadakan RUPS di bulan April adalah PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) 8 April 2020, PT PP Presisi Tbk (PPRE) 8 April 2020, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) 14 April 2020, PT PP Presisi (PPRO) 14 April 2020, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) 16 April 2020.

Kemudian PT Aneka Tambang Tbk pada 16 April 2020 diubah menjadi 29 April 2020, PT Waskita Karya Tbk pada 17 April 2020, PT Wijaya Karya (WIKA) 21 April 2020, PT Solusi Bangun Persada Tbk (SMCB) 21 April 2020, PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) 21 April 2020.

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) 22 April 2020, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) 22 April 2020, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) 23 April 2020, PT Garuda Maintenance Facility Tbk (GMFI) 23 April 2020, PT Phapros Tbk (PEHA) 27 April 2020 dan PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) 29 April 2020.(chi/jpnn)

Saat ini, tercatat sebanyak 19 emiten BUMN dan anak usahanya berencana menggelar RUPST pada Maret dan April 2020.


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News