Ekonomi Rabu, 07 Oktober 2026 – 21:31 WIB
PSPK 1 dan 2 Segera Berlaku, Emiten Perlu Percepat Persiapan Data Keberlanjutan
PSPK 1 dan 2 segera berlaku, emiten diminta mempercepat persiapan sistem dan data keberlanjutan.
Sido Muncul terpilih sebagai Top 50 emiten pada ajang The 17th IICD Corporate Governance Conference and Award 2026.
PSPK 1 dan 2 segera berlaku, emiten diminta mempercepat persiapan sistem dan data keberlanjutan.
Lautan Luas catat skor 87,13 pada ACGS 2025, sehingga melampaui rerata emiten Big Cap
Perusahaan konstruksi dan investasi nasional PT PP (Persero) Tbk menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) untuk memenuhi…
PT Timah Tbk. (TINS) tampil sebagai juara dengan pertumbuhan harga saham tertinggi di grup MIND ID, melesat 190,65%.
BRI kembali mendapatkan apresiasi atas penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) pada ajang The 16th…
Ajang penghargaan Top Corporate Award 2025 dan Top Executive Award 2025, mengukur kekuatan merek dan kinerja.
Pembalikan IHSG yang cepat mencerminkan kepercayaan investor masih sangat kuat terhadap kinerja emiten di bursa saham.
BEI didorong perbanyak IPO perusahaan menengah di tengah dominasi emiten jumbo yang menekan IHSG.
Peluncuran Reporthink.AI ini ditandai dengan penandatanganan Kerja Sama antara IDXSTI dengan PT Datawave Korpora Indonesia dalam seminar.
Adapun jumlah peserta TOP GRC Awards 2024 ini mencapai 112 perusahaan atau meningkat 14% dibandingkan 2023 lalu.
Telah ditetapkan sebanyak 32 emiten yang tercatat di pasar modal meraih berbagai kategori CSA Awards 2022.
Platform Ternak Uang beri wadah para emiten menjangkau investor ritel dari kalangan milenial dan generasi Z.
PT Gunung Raja Paksi (GGRP) meraih penghargaan Best Equitable Treatment of Shareholders untuk kategori perusahaan menengah (Mid Cap).
Kinerja keuangan emiten tambang emas PT J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB) sepanjang Januari hingga Juni tahun ini…
Pengamat Pasar Modal Lucky Bayu Purnomo mengatakan angkah suspensi saham jangan terlalu lama, pasalnya cenderung menimbulkan persepsi negatif.
Peraturan OJK ini justru dinilai tak sejalan dengan kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Setidaknya ada lima tanda dari fenomena Namamology yang perlu diwaspadai para investor maupun trader pemula.
Kinerja harga saham seperti SingTel, Axiata, Telstra, hingga Telkom Indonesia terdampak pandemi.
Opini yang disampaikan oleh lembaga rating bisa memperburuk situasi di tengah pandemi.
Kinerja emiten kesehatan akan positif di tengah ancaman virus Corona jenis baru COVID-19, termasuk RS Siloam.