Citibank Bobol, DPK Bank Lokal Aman

Citibank Bobol, DPK Bank Lokal Aman
Citibank Bobol, DPK Bank Lokal Aman
Kepala Divisi Dana Jasa Bank Rakyat Indonesia (BRI) Widodo Januarso menilai hingga saat ini belum ada pengaruh besar terkait pembobolan dana nasabah di Citibank. Menurutnya, penghimpunan dana dari masyarakat baik yang berdana besar maupun kecil tetap berjalan seperti biasanya. "Nasabah tetap percaya pada bank. Tidak ada pengaruhnya pada BRI," tukasnya.

     

Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah bagiamana bank bisa menjaga kepercayaan masyarakat tersebut. Bank harus tetap menjadi tempat paling aman untuk menyimpang uang. Untuk menjaga kepercayaan nasabah dan transparansi korporasi, BRI selalu melakukan pemeriksa keuangan. "Lagian pangsa pasar nasabah kaya di Indonesia ini kan masih besar," cetusnya.

     

Tahun ini BRI menarget bisa memperoleh dana kelolaan dari nasabah kaya sebesar Rp10 triliun.Untuk mengembangkan layanan itu, BRI akan membuka 20 kantor khusus sentra layanan prioritas. Saat ini BRI hanya memiliki delapan kantor khusus nasabah kaya yaitu di Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, dan Denpasar. "Satu petugas bank bisa memegang 300 nasabah," kata dia.

     

Corporate Secretary Bank Mandiri, Sukoriyanto juga mengaku penghimpunan DPK tidak terpengaruh kasus Citibank. Apalagi Bank Mandiri serius mengungkap dan mencegah upaya pembobolan dana nasabah yang dapat merusak industri perbankan nasional. Beberapa waktu lalu, internal audit Bank Mandiri berhasil mengungkap upaya pembobolan seperti itu. "Kita sudah melaporkannya kepada pihak yang berwajib," jelasnya. (wir/kim)

JAKARTA - Perbankan nasional masih optimis bisa menarik dana dari masyarakat paska terbongkarnya kasus pembobolan dana nasabah di bank asing, Citibank.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News