Ciuman Tangan Terakhir Istri yang Menolak Dipoligami

Ciuman Tangan Terakhir Istri yang Menolak Dipoligami
Ciuman Tangan Terakhir Istri yang Menolak Dipoligami

Dia mengaku harus tabah walaupun tindakan yang dipilihnya hanya untuk menjalankan sebuah keyakinan semata.

”Saya hanya percaya kalau mimpi itu benar. Untuk meyakinkan itu, saya sudah salat istikharah dan tahajud. Saya minta petunjuk dan berungkali mimpi-mimpi seperti itu,” jelas wanita yang tinggal di kawasan Wiyung itu.

Jawaban adanya mimpi dirasakan usai sidang mediasi. Dalam ruang mediasi, Karin akhirnya mengetahui jika suaminya memang sudah menikah dengan wanita lain yang ada dalam mimpinya selama ini yakni Sephia, 39.

Ironisnya, wanita itu sudah sangat dikenalnya karena dia adalah sepupunya sendiri yang sempat tinggal bersamanya dan sang suami di rumahnya selama dua tahunan.

”Mediator sempat tanya suami dan akhirnya keprucut omong. Mediatornya pinter sampai akhirnya mas Juan mengakui kalau dia memang sudah punya istri lagi,” jelas ibu dua anak itu.

Mengetahui kebenaran mimpi-mimpinya itu, Karin pun terlihat sangat lesu. Ia tidak tahu bagaimana mengungkapkan kebenaran itu kepada keluarga besarnya.

Yang dia tahu jika saudara sepupunya yang merupakan istri kedua suaminya kini tinggal di kawasan Kenjeran.

Sementara itu, Donjuan sebenarnya berusaha mendekati Karin untuk mengajak berdamai.

Setelah tujuh tahun tersiksa dengan mimpi-mimpinya, Karin, 40, akhirnya memutuskan untuk menggugat cerai sang suami sebut Donjuan, 48, pada Januari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News