Danau Toba Siap Sambut Presiden Jokowi

Danau Toba Siap Sambut Presiden Jokowi
Danau Toba. Foto: dok/JPG

Kawasan seluas 600 haktare itu menurut Arie diambil dari kawasan hutan sekitar Bandara Sibisa. Dikawasan seluas 600 haktare yang akan dikelola Badan Otorita Danau Toba itu,nantinya akan dibangun hotel, resort dan balai pertemuan. 

"Perizinan dan penyerahan kawasan hutan itu ke Badan Otorita Danau Toba dikerjakan oleh Kementerian Kehutanan. Kami menargetkan event-event internasional ke Danau Toba sesuai arahan Presiden Joko Widodo.” tutur Arie.

Badan Pelaksana Otorita Danau Toba dibentuk tanggal 1 Juni 2016 melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 49 Tahun 2016. Pertimbangan dibangunnya Badan Otorita Danau Toba adalah untuk mempercepat pengembangan dan pembangunan Kawasan Pariwisata Danau Toba. 

Dalam Perpres itu disebutkan, untuk melaksanakan pengembangan kawasan pariwisata Danau Toba, dibentuk Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba. Otorita Danau Toba berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden.

Sedangkan susunan organisasi Otorita Dana Toba, menurut Perpres ini terdiri dari Dewan Pengarah dan Badan Pelaksana. Dewan Pengarah mempunyai tugas menetapkan kebijakan umum, memberikan arahan, melakukan pengendalian dan pembinaan terhadap pelaksanaan kebijakan pengelolaan, pengembangan, dan pembangunan kawasan Danau Toba.

Selain itu, Dewan Pengarah juga mensinkronkan kebijakan kementerian atau lembaga dan pemerintahan daerah, mengenai pengelolaan, pengembangan, dan pembangunan kawasan Danau Toba, serta memberikan petunjuk pelaksanaan dan pengawasan kepada Badan Pelaksana mengenai pengelolaan, pengembangan, dan pembangunan kawasan Danau Toba.

Untuk Badan Pelaksana, merupakan satuan kerja di bawah Kementerian Pariwisata. Susunan organisasi Badan Pelaksana terdiri dari: Kepala; Pejabat Keuangan; dan Pejabat Teknis, yang jumlah dan jenisnya ditetapkan oleh Menteri Pariwisata atas persetujuan Dewan Pengarah. 

Kepala, Pejabat Keuangan, dan Pejabat Teknis sebagaimana dimaksud diangkat dan diberhentikan oleh Menteri Pariwisata atas persetujuan Dewan Pengarah. (adv/jpnn) 


JAKARTA - Danau Toba semakin kebanjiran acara sejak Presiden Joko Widodo dan Kementerian Pariwisata menjadikannya sebagai salah satu destinasi prioritas.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News