Danone Indonesia Soroti Pentingnya Digitalisasi Dalam Kampanye Gizi dan Kesehatan

Danone Indonesia Soroti Pentingnya Digitalisasi Dalam Kampanye Gizi dan Kesehatan
Danone Indonesia. Foto dok Danone Indonesia

Indonesia sendiri masuk dalam peringkat ke-4 di dunia dalam permasalahan gizi. Namun, permasalahannya bukan tentang kekurangan uang, tetapi kekurangan ilmu.

Sehingga, sangat penting untuk memastikan penyebaran informasi terutama di dunia kesehatan.

“Maka itu, komunikasi kesehatan secara digital memerlukan penggunaan big data, pembicara yang terpercaya, jumlah informasi yang ingin diberikan. Penelitian dari University of Melbourne menyebutkan bahwa masyarakat usia 18-40 tahun sebagian besar masih mendengarkan informasi kesehatan dari pemerintah, ahli kesehatan, dan media," tutur Dr. Nadhira.

Selama pandemi, sektor kesehatan mau tidak mau mulai menerapkan teknologi digital, misalnya dengan lahirnya berbagai aplikasi telemedis yang memudahkan masyarakat untuk terhubung secara daring dengan tenaga kesehatan.

Kolaborasi pemerintah dan swasta dalam hal digital juga dapat dilihat dari munculnya kemudahan seperti vaksinasi drive thru yang dapat mendekatkan akses kesehatan kepada masyarakat.

Inilah salah satu contoh digitalisasi yang dapat mempermudah hidup masyarakat.

Terkait vaksinasi, Danone Indonesia telah melakukan kemitraan dengan berbagai pihak seperti Halodoc, Siloam Hospitals Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada (UGM), dan lainnya untuk menyukseskan program pemerintah tersebut.

Dalam pelaksanannya, Danone Indonesia mendukung program vaksinasi dengan memenuhi kebutuhan hidrasi peserta vaksinasi dan tenaga kesehatan melalui produk AQUA.

Dalam pelaksanannya, Danone Indonesia mendukung program vaksinasi dengan memenuhi kebutuhan hidrasi peserta vaksinasi dan tenaga kesehatan melalui produk AQUA.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News