Dapat Suntikan Modal dari AKM, Laukita Siap Go Internasional

Dapat Suntikan Modal dari AKM, Laukita Siap Go Internasional
Ilustrasi makanan cokelat. Foto: Ist

Ke depannya, Laukita akan mengalokasikan hasil pendanaannya untuk berinvestasi pada pembangunan infrastruktur berupa pabrik dengan sertifikasi siap ekspor, serta keperluan pemasaran.

Kedua hal ini sejalan dengan target Laukita berikutnya, yaitu meracik varian resep makanan yang lebih inovatif, mempercepat penetrasi pasar, serta memperluas distribusi produk ke kota-kota besar di Indonesia dan ke luar negeri.

“Dengan peluang besar tersebut, kami yakin dapat menjadi pionir yang menggabungkan resep kuliner Indonesia dan teknologi. Kami juga optimis bisa membawa cita rasa nusantara ke kancah internasional,” kata Adhia.

Laukita tidak hanya dibangun untuk menghadirkan solusi makanan lewat produk-produknya, namun juga menciptakan dampak sosial bagi masyarakat untuk mulai punya usaha. 

“Kami membuat berbagai inisiatif seperti membentuk tim reseller tanpa modal, serta membuka peluang sebagai stockist dengan biaya ringan, sehingga mereka bisa lebih mudah untuk mulai berbisnis tanpa harus punya risiko yang tinggi," ujar Co-Founder Laukita Dimas Beck.

Saat ini, Laukita menyediakan 14 varian masakan dan semuanya telah tersertifikasi oleh BPOM dan mendapat label halal oleh MUI.

Mulai dari Rendang Paru, Oseng Mercon, Ayam Kecombrang, dan Lidah Cabe Ijo serta Daging Balado Limau yang jadi favorit konsumen.

Selain itu, karena kesegaran bahan dasarnya, Laukita dapat bertahan hingga enam bulan jika disimpan di dalam freezer.(chi/jpnn)


Laukita hadir sebagai one-stop solution yang menjawab kebutuhan, selera, dan jenis pola makan masyarakat yang beragam.


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News