Demi Karyawan, Saksi Rela Bayar Fee

Demi Karyawan, Saksi Rela Bayar Fee
Demi Karyawan, Saksi Rela Bayar Fee
JAKARTA―Bukan menjadi rahasia umum lagi bila para rekanan ingin memenangkan tender dalam mendapatkan sebuah proyek harus mengeluarkan fee. Begitu pula yang terjadi di pengadaan kapal patroli pada Departemen Perhubungan (Dephub) RI. Para rekanan harus rela mengeluarkan fee bila ingin memenangkan tender proyek tersebut. Sebut saja Direktur PT Sarana Chandra. Dimana, Chandra saat memberikan keterangan sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan kapal patroli Dephub RI dengan terdakwa Bulyan Royan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (17/12) mengatakan, pihaknya terpaksa memberikan fee kepada terdakwa guna memenangkan tender proyek tersebut. Hal ini dilakukannya guna kelangsungan hidup para karyawannya ke depan.

jpnn.com -

''Pada prinsipnya sih saya tidak rela memberikan fee sebesar 8 persen itu, tapi karena ini menyangkut nasip para karyawan kami, akhirnya mau tidak mau saya terpaksa memberikan fee itu,'' kata Chandra polos di depan manjelis hakim.

Sesuai keterangannya, Chandra memberikan fee kepada terdakwa Bulyan Royan sebesar Rp250 juta dengan cara pembayaran dua kali, yakni Rp150 juta dan Rp100 juta.

Rasa keterpaksaan memberikan fee ini rupanya bukan hanya dialami Chandra. Hal serupa juga dialami oleh saksi lain, Direktur Utama PT Fibrite Fiber Glass, Suratno Ramli.

Malam, dalam persidangan yang dipimpin ketua majelis hakim Gusrizal itu, Suratno Ramli mengaku memberikan fee sebesar Rp500 juta kepada terdakwa Bulyan Royan. Kendati dirinya telah menyetor uang tersebut, namun dirinya masih saja dihantui rasa ragu akan bisa memenangkan tender proyek tersebut.

''Mungkin tidak jauh beda dengan rekanan lainnya, saya juga secara pribadi merasa keberatan terhadap pemberian fee itu. Tapi bagaimana lagi, karena ini menyangkut pekerjaan dan nasip perusahaan saya ke depan. Jadi mau tidak mau saya pun terpaksa mengeluarkan fee itu ke Pak Bulyan,'' kata Suratno Ramli.(sid/JPNN)


JAKARTA―Bukan menjadi rahasia umum lagi bila para rekanan ingin memenangkan tender dalam mendapatkan sebuah proyek harus mengeluarkan fee. Begitu


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News