Jumat, 24 Mei 2019 – 11:56 WIB

Detik – detik Desi Disiram Air Keras oleh Suaminya, Sadis!

Selasa, 30 Oktober 2018 – 07:50 WIB
Detik – detik Desi Disiram Air Keras oleh Suaminya, Sadis! - JPNN.COM

Kedua korban mengaku didatangi seorang yang tidak dikenali. Pelaku membawa tas. Kemudian pelaku mengeluarkan botol berisi air yang disiramkan ke korban.

Desi yang pertama kali kena siram. Karena ia tidur di sebelah kiri dekat pintu. Setelah itu, pelaku menyiram Zainab. “Saya rasa tidak sekali disiramkan pelaku,” duganya.

Kedua korban langsung dilarikan ke Puskesmas Kakap untuk mendapatkan pertolongan pertama. Keduanya terus merintih kesakitan dan akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Sultan Syarif Muhammad Alkadrie (SSMA) Pontianak sekitar pukul 03.00 WIB. “Saya juga melapor ke Mapolsek Sungai Kakap,” jelas Burhanudin.

Oscar (27), yang rumahnya bersebelahan dengan kediaman korban mengatakan, sekitar pukul 02.00 WIB mendengar teriakan dari kedua korban. Ternyata keduanya menjadi korban penyiraman air keras. Dia tak menyangka Jhoni yang dikenalnya selama ini baik tega melakukan perbuatan keji tersebut. “Dia (Jhoni) kepribadiannya baik, ramah dalam pergaulan di lingkungan,” ucapnya.

Pascakejadian penyiraman tersebut, warga memang curiga pelakunya Jhoni. Pasalnya, ada warga yang melihat kendaraan pelaku melintas tak lama setelah peristiwa itu terjadi. Mereka juga mengetahui bahwa Jhoni dan Desi ada permasalahan rumah tangga.

Hampir dua bulan saya sepasang suami istri ini sudah pisah tidur. Desi diketahui menetap di rumah ibunya (Zainab) selama kurang lebih dua bulan. “Saya tidak tau pasti, apa masalah kedua belah pihak ini ingin bercerai. Yang jelas sih masalah rumah tangga lah,” terangnya.

Sebelum permasalahan rumah tangga kedua pasutri ini muncul, kedua tinggal di Jalan H. Rais A Rahman, Pontianak. Mereka tinggal bersama dua buah hatinya yang masih duduk di bangku salah satu SD di Kota Pontianak. Oscar pun menduga Jhoni sudah merencanakan perbuatannya sejak awal. “Mana mungkin pelaku tiba-tiba datang dan kemudian melukai korban dengan cuka getah,” ulasnya.

Dia mempertanyakan bagaimana pelaku mendapatkan cuka getah. Apa memang zat berbahaya tersebut dengan mudah dimiliki setiap orang. “Atas inilah saya menduga ini terencana,” ucap Oscar.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar