Minggu, 26 Mei 2019 – 01:05 WIB

DFSK Glory 560 Siap Menantang Pelbagai Trek di Indonesia

Selasa, 23 April 2019 – 16:49 WIB
DFSK Glory 560 Siap Menantang Pelbagai Trek di Indonesia - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - DFSK telah memperkenalkan Glory 560 dan siap untuk dipasarkan kepada masyarakat Indonesia yang membutuhkan kendaraan yang bisa diandalkan di berbagai aktivitas.

Sport utility vehicle (SUV) kompak tersebut dirancang untuk menemani berbagai kegiatan konsumennya yang memiliki jiwa sporty, penuh dengan tantangan, aktif dan tetap tampil penuh dengan gaya di setiap kegiatannya.

“DFSK Glory 560 dirancang dengan mengedepankan fungsionalitas namun tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi kami. Konsumen bisa mengandalkan DFSK Glory 560 di berbagai aktivitasnya namun tanpa meninggalkan kesan sporty, gagah, agresif dan modern untuk berbagai kondisi petualangan keseharian,” ungkap Managing Director PT Sokonindo Automobile of Sales Centre, Franz Wang, di Jakarta, Selasa (23/4).

BACA JUGA: Ini 4 Daya Tawar DFSK Glory 560 Melawan Rush dan HRV

DFSK Glory 560 diproduksi melalui serangkaian proses berstandar tinggi untuk menghasilkan sebuah kendaraan yang berkualitas dan bisa diandalkan untuk berbagai aktivitas. SUV kompak ini dilahirkan melalui sistem komputerisasi yang canggih dan tangan-tangan yang cekatan di pabrik DFSK yang terletak di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang – Banten.

Secara kualitas, DFSK Glory 560 sudah teruji dan terbukti di negeri asalnya Tiongkok. Sejumlah pengetesan dilakukan untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan benar-benar bisa diandalkan di berbagai aktivitas keseharian.

DFSK Glory 560 telah melakukan serangkaian proses uji coba di berbagai medan, mulai dari area perkotaan sampai kepada daerah ekstrem. Terbukti, DFSK Glory 560 bisa melewati semua uji coba dengan error margin 0 persen dan menjadi verifikasi keandalannya.

Diklaim telah melewati uji jalan hingga 150.000 kilometer dan melewati berbagai daerah dengan ragam kondisi. Mulai dari dataran tinggi Qinghai, Tibet, dengan ketinggian rata-rata lebih dari 3.500 meter dan kemudian ke daerah pegunungan Everest, melalui lebih dari 29 pegunungan, sampai kepada semua jenis kondisi jalan yang sulit dan rumit.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar