JPNN.com

Din Syamsuddin Minta Jokowi Fokus Tangani Corona Ketimbang Kartu Prakerja

Senin, 20 April 2020 – 13:39 WIB Din Syamsuddin Minta Jokowi Fokus Tangani Corona Ketimbang Kartu Prakerja - JPNN.com
Din Syamsuddin. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju (PIM) Din Syamsuddin meminta pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) lebih fokus dalam penanganan virus Corona.

Dia berharap agar urusan selain penanganan virus Corona bisa dikesampingkan lebih dahulu, salah satunya adalah program kartu prakerja yang memakan dana triliunan rupiah.

“Pemerintah hendaknya mengerahkan segala daya dan upaya untuk menjamin keamanan rakyat dengan memberi rasa aman, baik melalui pelayanan kesehatan yang cepat maupun pelayanan pendidikan melalui fasilitas akses internet memadai bagi seluruh anak didik, bukan dengan memberi materi kursus bernilai triliunan rupiah bagi kelompok prakerja,” kata Din dalam keterangannya, Senin (20/4).

Menurut mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia ini, pemerintah harus memisahkan antara anggaran penanganan wabah Corona dari anggaran untuk mengatasi permasalahan perekonomian yang memang sudah menjadi program pemerintah selama ini.

Din pun menekankan, pemerintah harus memberikan perhatian serius kepada rumah sakit dan tenaga kesehatan baik dokter maupun perawat. Pasalnya, mereka berada di garda terdepan menjalankan tugas menghadapi wabah Corona.

"Anggaran untuk penanggulangan wabah Corona tak boleh lebih kecil dari anggaran yang diberikan untuk stimulus ekonomi yang lebih menguntungkan kelompok pengusaha," tegas Din.

Dia juga meminta pemerintah pusat dan daerah serta DPR, DPD, dan DPRD perlu memelihara hubungan dan komunikasi yang harmonis dan sinergis sehingga tidak menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat akibat peraturan atau kebijakan yang sering berubah dan tumpang tindih.

"Pemerintah perlu menata kembali koordinasi dan sinergi yang kuat di antara kementerian dan lembaga negara lainnya agar tercipta kebijakan yang padu dan seirama, baik di tingkat nasional, daerah, maupun antara nasional dan daerah," tandas Din. (cuy/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
rama