Diperiksa 5 Jam Lebih, Heri Gunawan Mengaku Dicecar soal Keterlibatan Komisi XI di CSR BI
Heri tidak mengetahui apakah ia akan dipanggil lagi penyidik KPK. Ketika ditanya apakah dia calon tersangka dalam kasus ini, Heri meresponsnya dengan tertawa.
"Enggak tahu lah kalau itu, tanya penyidik saja, ya," ujar Heri sambil tertawa.
KPK menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) untuk perkara ini pada 16 Desember 2024. Kasus ini diduga melibatkan anggota DPR RI Komisi Xl periode 2019–2024.
Dalam proses penyidikan, KPK telah menggeledah kantor pusat Bank Indonesia pada Senin (16/12) Termasuk ruang kerja Gubernur BI Perry Warjiyo juga turut diperiksa.
Kemudian pada Kamis (19/12), penyidik KPK menggeledah kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dari hasil penggeledahan tersebut, KPK melakukan penyitaan berupa dokumen dokumen, surat-surat, barang bukti elektronik (BBE) dan catatan-catatan yang diduga punya keterkaitan dengan perkara. (tan/jpnn)
Anggota DPR RI Heri Gunawan mengaku hanya ditanya kurang lebih lima pertanyaan oleh penyidik KPK.
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga
- Penyidikan KPK di Kasus Suap Temukan Nama Raffi Ahmad
- Terjaring OTT di Sumsel, Bupati Muara Enim Edison Dibawa KPK ke Jakarta Selasa Pagi
- KPK Konfirmasi Nama Raffi Ahmad Muncul dalam Perkara Suap Impor Barang KW
- Bupati Muara Enim Terjaring OTT KPK, Ada Kantor yang Disegel
- KPK Tahan Dua Tersangka Baru Kasus Korupsi Kuota Haji
- Jerat Bupati Muara Enim Edison, KPK Sebut OTT Terkait Proyek Pengadaan Pemkab
JPNN.com




