Minggu, 18 November 2018 – 06:26 WIB

Dirikan SEPIKUL untuk Masyarakat yang Ingin Go Media

Jumat, 09 November 2018 – 23:18 WIB
Dirikan SEPIKUL untuk Masyarakat yang Ingin Go Media - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Sejumlah presenter televisi dan jurnalis senior mendirikan SEPIKUL sebuah sekolah public speaking. SEPIKUL diharapkan menjadi wadah bagi semua orang khususnya politikus, CEO perusahaan dan pejabat penting untuk berbicara di depan media.

Pendiri SEPIKUL di antaranya adalah presenter senior dan juga pakar komunikasi Clara Tampubolon. Selain dia, ada juga presenter senior Tommy Tjokro dan pakar branding Iman Sjafei.

Clara mengatakan, banyak masyarakat terutama politikus, CEO dan pejabat pemerintahan merasa takut berhadapan dengan media. Padahal, rutinitas mereka kerap berhadapan dengan masyarakat, tetapi canggung di depan media.

"Karena itu, kami memberikan wadah kepada mereka untuk memberitahu ke mereka bagaimana menghadapi media. Bagaimana menyampaikan pesan yang padat, penting dan yang sesuai dengan kepentingan pemesan," kata Clara dalam acara peluncuran SPIKUL di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/11).

Clara mengaku, pihaknya bersama dengan sejumlah jurnalis senior akan memberikan pelajaran berupa pengalaman puluhan tahun di media. Menurutnya, banyak lembaga public speaking, tetapi tidak ada yang sefokus ini.

"Kami akan berikan masukan, begini caranua bahwa kalian bisa muncul. Tidak perlu takut ke media dan bagaimana menyampaikan hal yang penting. Bagaimana media bisa mengambil itu semua jadi berita yang bagus sesuai dengan konten yang bisa diterima masyarakat," kata eks presenter SCTV ini.

Sementara Tommy menambahkan, banyak masyarakat khususnya politikus memberikan pendapat yang bersayap dan membingungkan jurnalis. Saat di ambil bagian sayap yang lain, narasumber itu menyatakan protesnya.

Karena itu, di SPIKUL ini, Tommy akan memberikan pelajaran kepada pembicara bagaimana menyampaikan pesan yang jelas dan singkat. Dia juga memastikan calon pembicara bisa menyampaikan pesan yang baik di media sehingga bisa menciptakan kondusivitas, mencegah terjadinya kesalahpahaman dan hal-hal yang rawan diputarbalikkan.

SHARES
TAGS   Spikul
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar