Diserang Ulat, Petani Terancam Gagal Panen

Diserang Ulat, Petani Terancam Gagal Panen
Diserang Ulat, Petani Terancam Gagal Panen
GIRI MENANG- Puluhan hektare padi di wilayah Narmada, Lombok Barat (Lobar)  tahun ini terancam gagal panen akibat serangan hama ulat gerayak. Tanaman padi yang mengalami rusak parah.

 

Lima lokasi area persawahan yang diserang adalah Badrain, Sembung, Kramajaya, Batu Kuta dan Tanah Beak. Sejauh ini Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan (dispertanakbun) Lobar telah memberi obat jenis cairan untuk menumpas hama tersebut namun belum berhasil.

"Serangan hama seperti ini baru kali pertama terjadi karena tahun-tahun sebelumnya tidak pernah ada," kata Ketua Kelompok Tani  Dusun Sembung Tengah, Desa Sembung, Nuralim, kepada wartawan.

Hama ulat yang tidak memberi rasa gatal ini diperkirakan menerjang area persawahan warga sejak empat hari lalu. Pihaknya langsung melaporkan kejadian ini ke dinas dan direspons dengan pemberian bantuan obat-obatan pembasmi ulat namun masih belum berhasil. Khusus di area dusun ini, sudah ada delapan haktare lahan persawahan yang baru diketahui kelompoknya.

GIRI MENANG- Puluhan hektare padi di wilayah Narmada, Lombok Barat (Lobar)  tahun ini terancam gagal panen akibat serangan hama ulat gerayak.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News