Djarot: Buat Apa Cari Pelayan Baru Kalau Sudah Terbukti

Djarot: Buat Apa Cari Pelayan Baru Kalau Sudah Terbukti
Djarot Saiful Hidayat. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menghadiri istigasah di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (6/4).

Dalam acara yang mayoritas dihadiri kaum ibu itu, Djarot ikut melantunkan selawat dan memberikan sambutan. Djarot ingin warga menjaga suasana sejuk dan damai selama Pilgub DKI.

"Semua warga Jakarta bersaudara. Khusus buat warga Kemayoran, mari jaga kemenangan (pasangan Ahok-Djarot) di putaran pertama, agar terulang di putaran kedua," ujarnya.

Djarot mengatakan, tanpa dukungan dari ibu-ibu yang ada di Kemayoran, mustahil pasangan Ahok-Djarot menang di putaran pertama. "Saya tahu, putaran pertama diberi kemenangan (Ahok-Djarot di Kemayoran) itu berkat doa dan dukungan ibu-ibu di sini. Tapi nggak cukup, kemenangan kurang banyak. Diperbanyak lagi ya. Karena sekarang pilihannya tinggal dua. Saya nggak usah jelasakan program lah, semua sudah tahu," tutur Djarot.

Selain itu, Djarot juga menyatakan komitmennya akan tetap menjadi pelayan bagi warga Jakarta selama menjadi kepala daerah. Karena itu, Djarot menilai bila kinerjanya dan Ahok memuaskan, mengapa harus memilih pelayan baru untuk masyarakat.

"Sekarang saya minta tolong, kami kan pelayan bapak dan ibu sekalian. Kalau ibu senang, bisa diperpanjang lima tahun. Buat apa cari pelayan baru, kan sudah terbukti," tutur sosok yang telah beribadah haji di tahun 2002 tersebut.

Hal tersebut dilakukan Djarot tanpa sedikit pun mengubah penampilan secara tiba-tiba, misalnya dengan memakai kopiah, rajin mengikuti pengajian hingga istigasah. Melainkan menjadi hal yang sudah lama diyakini dan dilakukannya.

Djarot mengaku berusaha memimpin sebagai pejabat yang konseptual, akomodatif dan terukur. "Semuanya untuk terwujudnya perencanaan pembangunan yang sudah disepakati," katanya.

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menghadiri istigasah di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (6/4).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News