Donald Trump Jadi Presiden AS Pertama Dalam Sejarah yang Dimakzulkan Dua Kali

Donald Trump Jadi Presiden AS Pertama Dalam Sejarah yang Dimakzulkan Dua Kali
Tingkat efikasi dari vaksin yang dibuat beberapa negara Barat sudah melebihi harapan sebelumnya. (AP: Christophe Archambault/Pool Photo)

"Ketika mempertimbangkan keseluruhan peristiwa yang berujung pada [kerusuhan] 6 Januari, termasuk lambatnya reaksi Presiden ketika Capitol diserang, saya terpaksa mendukung pemakzulan," tulisnya.

Menanggapi peringatan oleh FBI tentang potensi munculnya kekerasan lain, Presiden Trump menjawab: "Ini bukan sesuatu yang saya perjuangkan dan ini bukan sesuatu yang Amerika perjuangkan. Saya mengajak SEMUA warga Amerika untuk membantu meringankan tekanan dan menenangkan."

Donald Trump sebelumnya pernah dimakzulkan pada Desember 2019 atas dua tuduhan, yakni penyalahgunaan kekuasaan dan menghalangi Kongres, namun dibebaskan oleh pemungutan suara Senat.

Diproduksi oleh Natasya Salim dari artikel dalam bahasa Inggris yang bisa dibaca di sini.

Ikuti berita seputar pandemi Australia, perkembangan dunia, dan lainnya di ABC Indonesia.


Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat telah mencapai kesepakatan berdasarkan pemberian suara sebanyak, yaitu 232 mengalahkan 197, untuk memakzulkan Presiden Donald Trump kedua kalinya


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News