JPNN.com

Dua Pemimpin Bertemu, Dualisme UKIT Menemui Titik Terang

Sabtu, 08 Juni 2019 – 09:58 WIB Dua Pemimpin Bertemu, Dualisme UKIT Menemui Titik Terang - JPNN.com

jpnn.com, MANADO - Masalah dualisme kepemimpinan di Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) mulai menemui titik terang. Hal ini menyusul dipertemukannya dua pimpinan universitas yang bernaung di bawah GMIM yakni Pdt Richard Siwu dari YPTK dan Prof Ratak dari yayasan AZR Wenas.

Upaya mediator kali ini dilakukan Ketua Alumni UKIT yang sekarang menjabat Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap. Pertemuan tersebut berlangsung di Kediaman Bupati, di Ratahan, pada Senin (4/5).

“Sudah lebih dari satu dasarwasa atau kurang lebih 13 tahun lamanya kita diperhadapkan dengan persoalan ini. Tugas saya adalah bagaimana menyatukan UKIT. Sebab sudah 4 kali Sidang Sinode dan saya harap ini bisa berujung baik,” ujar JS seperti dilansir Manado Post (Jawa Pos Group).

BACA JUGA: Kabar Gembira Bagi PNS Usai Lebaran

Menurut JS, perayaan HUT ke-188 Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen, hendaknya menjadi momentum yang tepat.

Dia pun berharap niat baik ini ikut ditopang oleh seluruh masyarakat khususnya warga GMIM. “Ini saya lakukan tanpa ada kepentingan pribadi. Tetapi atas dasar kecintaan dan sayang saya terhadap UKIT. Saya bisa seperti ini juga karena UKIT,” ungkapnya.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut, Sumendap mengakui jika kedua pimpinan universitas punya keinginan yang sama dalam menyatukan UKIT. Sehingga dia sudah menyampaikannya ke Ketua BPMS GMIM serta dewan penyantun dalam hal ini Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

“Saya merencanakan minggu ini akan mengundang pengurus Yayasan AZR Wenas dan YPTK di Ratahan untuk membicarakan langkah strategis ke depan,” pungkas JS.(JPG/cw-01/gnr)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...