Elektabilitas Edy – Musa Meroket Jelang Pilgub Sumut

Elektabilitas Edy – Musa Meroket Jelang Pilgub Sumut
Calon Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah dan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus. Foto: Sumut Pos/JPNN

Sedangkan pasangan DJOSS hanya mendapat dukungan sebesar 16,8%.

Kedua, ERAMAS unggul di lebih banyak Dapil dibanding DJOSS. ERAMAS unggul di 8 Dapil, yaitu Dapil 1 Kota Medan A (Kota, Denai, Deli, Belawan, Amplas, Area, Marelan, Labuhan, Tembung, Perjuangan, Timur), 2 Kota Medan B (Sunggal, Helvetia, Barat, Tuntungan, Johor, Maimun, Polonia, Baru, Petisah, Selayang), 3 (Deli Serdang), 4 (Serdang Bedagai, Kota Tebing Tinggi), 5 (Asahan, Kota Tanjung Balai, Batu Bara), 6 (Labuhan Batu, Labuhan Batu Selatan, Labuhan Batu Utara) ,7 (Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Lawas, Kota Padang Sidimpuan, Padang Lawas Utara) dan 12 (Langkat, Kota Binjai).

Sedangkan DJOSS hanya di 4 Dapil, yaitu Dapil 8 (Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, Gunungsitoli), 9 (Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Sibolga, Tapanuli Tengah, Toba Samosir, Samosir), 10 (Simalungun, Kota Pematang Siantar) dan 11 (Dairi, Pakpak Bharat, Karo).

Ketiga, tingkat kesukaan terhadap ERAMAS lebih tinggi dari DJOSS. Edy Rahmayadi memperoleh 72,1%. Musa Rajekshah 70,8%.

Sedangkan Djarot Saiful Hidayat sebesar 70,1% dan Sihar Sitorus 65%.

"Namun, hasil survei saat ini masih berpeluang berubah. Selain masih ada waktu sekitar 2 bulan, berdasarkan hasil temuan survei, ada 3 faktor yang dapat mengubah dukungan," tambahnya.

Baik naik turunnya suara kandidat maupun perubahan posisi atau ranking masing-masing kandidat.(rmo/jpnn)


Ini berdasarkan kesimpulan survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia yang dilakukan pada 11 hingga 15 April 2018.


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News