Jumat, 15 Desember 2017 – 02:07 WIB

Emil Dardak Minta Tim Suksesnya Tak Gunakan Segala Cara

Rabu, 06 Desember 2017 – 21:15 WIB
Emil Dardak Minta Tim Suksesnya Tak Gunakan Segala Cara - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Emil Dardak menyatakan, upaya untuk memenangkannya membutuhkan kerja tim sukses (timses) yang kuat. Namun, bupati Trenggalek yang menjadi pendamping Khofifah Indar Parawansa pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim itu mewanti-wanti tim pemenangannya tak menghalalkan segala cara untuk memang.

Emil menyatakan itu usai menjadi pemateri dalam workshop legislatif Partai Golkar, Rabu (6/12). Menurutnya, timses bagi calon kepala daerah justru harus bisa menaati taat aturan dalam setiap tahapan pilkada.

”Yang penting adalah barisan yang berkomitmen dan taat aturan, karena masyarakat tidak menyukai hal-hal yang melanggar,” kata Emil kepada wartawan.
 
Lebih lanjut Emil mengatakan, keberadaan timses penting untuk membangun silaturahmi yang kuat kepada seluruh pemilih. Sebab, dirinya maupun Khofifah tak mungkin bisa menjangkau seluruh pemilih di provinsi yang terdiri dari 38 kabupaten/kota itu.
 
”Barisan garda terdepan ini juga penting untuk mengklarifikasi berita yang tidak benar,” ujarnya.

Selain menyinggung soal timses, suami Arumi Bachsin itu berbicara soal koalisi partai pengusungnya. Menurutnya, sampai saat ini partai pengusungnya masih intensif melakukan komunikasi.

Karena itu Emil meyakini masih ada peluang untuk menambah dukungan dari partai lain di luar koalisi Golkar, NasDem, Partai Demokrat, Hanura dan PPP yang mengusungnya. Dia bahkan menjanjikan akan ada kejutan sebelum pendaftaran pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur Jatim pada 8 Januari nanti. “Namun terlalu dini membicarakan hal itu,” ujarnya.
 
Sedangkan Ketua Koordinator Wilayah Jatim Partai Golkar Yahya Zaini menyatakan, pilihan partainya untuk mengusung Khofifah-Emil sudah melalui kajian mendalam. Sebagai pendamping Khofifah di Pilgub Jatim, Emil memiliki dua modal dasar untuk merebut hati pemilih.

”Kalau Bu Khofifah dari wilayah tapal kuda, Mas Emil ini dari mataraman, sehingga saling melengkapi. Selain itu mas Emil masih muda, jumlah pemilih muda di Jatim sangat besar, saya kira prestasi mas Emil bisa memberi nilai tambah,” ujarnya. (bay/JPK) 

SHARES
loading...
loading...
Komentar